POJOKJABAR.COM, KARAWANG – Suasana khidmat mewarnai apel Kehormatan dan renungan suci bersama Bupati Karawang Aep Saepulloh dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Taman Makam Pahlawan (TMP) Klari, Kabupaten Karawang, menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Dalam kegiatan tersebut, Farhan Bil Barkah, siswa SMA Negeri 5 Karawang, mendapat kesempatan membacakan puisi “Karawang-Bekasi” karya Chairil Anwar di hadapan Bupati Karawang dan Forkopimda.
Pembacaan puisi berlangsung penuh penghayatan. Farhan mengaku ikut merasakan perjuangan dan pengorbanan para pahlawan melalui bait-bait puisi yang dibawakannya.
“Saya merasa cukup sedih dan bisa merasakan bagaimana perjuangan para pahlawan dalam puisi tersebut. Pesannya kepada kita sebagai pewaris kemerdekaan adalah untuk selalu mengenang dan meneruskan perjuangan mereka,” ujar Farhan pada Sabtu (15/8/2026).
Kecintaan Farhan terhadap puisi telah tumbuh sejak duduk di kelas 1 SMP. Awalnya, ia mengikuti lomba puisi hanya karena iseng. Namun, pengalaman tersebut justru menjadi awal dirinya semakin serius menekuni dunia sastra.
Farhan kemudian mulai mengikuti sejumlah perlombaan, termasuk sajak Sunda. Dari sana, keinginannya untuk menjadi seorang penulis puisi semakin kuat.
Ia menyebut Chairil Anwar sebagai salah satu sosok yang menginspirasinya dalam dunia kepenulisan.
“Saya ingin menjadi penulis, khususnya penulis puisi. Chairil Anwar adalah salah satu orang yang menginspirasi saya. Saya suka membaca karya-karya beliau,” katanya.
Momentum pembacaan puisi di TMP Klari tersebut menjadi pengalaman berkesan bagi Farhan.
Di tengah apel bersama Bupati dan Forkopimda, puisi “Karawang-Bekasi” menjadi pengingat bahwa kemerdekaan yang dinikmati generasi saat ini tidak terlepas dari pengorbanan para pahlawan.