Skip to content
Pojok Jabar
Rabu, 7 Oktober 2026

Usai Jokowi Tunjukkan KTA PSI, Karawang Siapkan Konsolidasi Akbar 1.500 Peserta

, · 20:01 WIB ·
Foto : Pengurus DPD PSI Karawang konsolidasi di kantor DPD, Rabu (7/10/2026), persiapan Rakorda akhir Oktober.(Pojoksatu).

POJOKJABAR.Com, KARAWANG, – Dinamika politik Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kembali menguat setelah Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo menunjukkan Kartu Tanda Anggota (KTA) PSI di Kota Bandung.

Advertisement

Momentum tersebut menjadi perhatian jajaran DPD PSI Kabupaten Karawang yang kini tengah memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat akar rumput.

Ketua DPD PSI Kabupaten Karawang, M. Ilham Kamil, mengatakan konsolidasi terus dilakukan bersama jajaran DPW PSI Jawa Barat untuk memastikan struktur partai di daerah semakin solid dan siap menjalankan berbagai agenda organisasi.

Menurut Ilham, saat ini DPD PSI Kabupaten Karawang memiliki sekitar 8.557 anggota aktif. Kekuatan tersebut ditopang struktur kepengurusan berjenjang, mulai dari 26 pengurus DPD, 310 pengurus DPC tingkat kecamatan, hingga 927 personel DPRT di tingkat ranting atau desa.

Advertisement

“Struktur kita sudah terbentuk sampai tingkat bawah. Sekarang yang kita lakukan adalah memastikan struktur tersebut benar-benar aktif dan bergerak di tengah masyarakat,” ujar Ilham kepada awak media, Rabu (7/10/2026).

Meski struktur organisasi telah terbentuk, Ilham menyebut penguatan soliditas kader masih menjadi bagian penting dalam proses konsolidasi.

Sejumlah wilayah yang dinilai masih membutuhkan penguatan antara lain Cilamaya Wetan, Cilamaya Kulon, dan Jatisari.

Salah satu strategi yang dilakukan, kata dia, adalah memperluas keterlibatan keluarga dan kerabat kader untuk masuk dalam lingkungan organisasi.

Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat basis sosial sekaligus memperluas jaringan partai di tingkat lokal.

Konsolidasi tersebut juga menjadi bagian dari persiapan menuju Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) akbar DPD PSI Kabupaten Karawang yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Oktober 2026. Kegiatan tersebut ditargetkan dihadiri sedikitnya 1.500 peserta.

Ketua OKK DPW PSI Jawa Barat, Iwan Koswara, mengapresiasi capaian struktur kepengurusan PSI Karawang yang disebut telah mencapai target 100 persen hingga tingkat desa.

Namun, Iwan mengingatkan bahwa kelengkapan struktur secara administratif harus diikuti dengan aktivitas organisasi di lapangan.

Menurutnya, perubahan atau pergantian kepengurusan perlu dikawal dan didokumentasikan secara tertib.

Hal tersebut dinilai penting agar struktur organisasi tidak hanya tercatat dalam dokumen kepengurusan, tetapi diisi oleh kader yang aktif menjalankan kegiatan partai.

Iwan juga mendorong PSI Karawang menerapkan tata kelola organisasi yang profesional, baik dalam administrasi maupun dalam pelaksanaan kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Dalam konteks pemenangan pemilu, ia meminta Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) segera menyelesaikan pemetaan daerah pemilihan (dapil) sekaligus memperkuat kolaborasi dengan berbagai komunitas masyarakat.

Kegiatan yang didorong antara lain pendampingan masyarakat dalam pengurusan dokumen administrasi kependudukan seperti KTP, akta kelahiran dan akta kematian, termasuk membantu akses layanan BPJS Kesehatan.

Selain itu, kegiatan sosial seperti membersihkan masjid dan lingkungan permukiman juga diarahkan menjadi bagian dari aktivitas organisasi di tengah masyarakat.

Iwan turut menyoroti pentingnya keterlibatan kelompok perempuan, khususnya kalangan ibu-ibu, dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan.

Sekretaris DPD PSI Kabupaten Karawang, Nurul Ilmi, mengatakan penguatan struktur hingga tingkat ranting harus berjalan beriringan dengan pendekatan kepada komunitas lokal.

Menurutnya, keberadaan kader di tingkat desa menjadi salah satu instrumen organisasi untuk membangun komunikasi langsung dengan masyarakat sekaligus memahami kebutuhan di lingkungan masing-masing.

“Mesin teritorial harus berjalan bersama dengan kedekatan kepada komunitas. Dengan begitu, kegiatan organisasi tidak berhenti pada struktur, tetapi hadir dalam kehidupan masyarakat,” kata Nurul.

Sementara itu, Bendahara DPD PSI Kabupaten Karawang, M. Aldan Prasetyo, memastikan aspek logistik dan pendanaan organisasi juga terus dipersiapkan untuk mendukung berbagai agenda partai.

Ia menegaskan pendanaan kegiatan partai dihimpun melalui sumber-sumber yang sah dan dikelola secara transparan serta akuntabel, antara lain melalui iuran internal organisasi serta partisipasi kader dan simpatisan.

Dengan konsolidasi struktur, penguatan kader, pemetaan wilayah, serta persiapan Rakorda, DPD PSI Kabupaten Karawang kini memusatkan perhatian pada penguatan organisasi di tingkat bawah menjelang agenda konsolidasi besar pada akhir Oktober mendatang.(***)

Ditulis oleh Ega Nugraha