POJOKJABAR.com, KARAWANG – Bidang Hubungan Masyarakat (Bidhumas) Polda Jawa Barat menggelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Humas Tahun 2026 dengan mengusung tema “Optimalisasi Komunikasi Publik dan Manajemen Media, Humas Polri Presisi Siap Menyukseskan Rencana Kerja Polri dan Pemerintah dalam rangka Mewujudkan Program Asta Cita Presiden RI Tahun 2026”.
Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Shakti Bandung, Selasa (19/5/2026), dan menjadi momentum penting dalam memperkuat strategi komunikasi publik Polri di tengah perkembangan era digital yang semakin dinamis.
Rakernis Humas Polda Jabar secara resmi dibuka oleh Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Rudi Setiawan. Kegiatan ini turut dihadiri para pejabat utama (PJU) Polda Jawa Barat serta 23 Kasi Humas Polres jajaran se-Polda Jawa Barat.
Dalam sambutannya, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa tantangan humas Polri saat ini semakin kompleks seiring cepatnya arus informasi di media sosial maupun platform digital lainnya.
Menurutnya, kecepatan, ketepatan, dan kredibilitas informasi menjadi kunci utama dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi Polri.
“Humas Polri harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi serta aktif membangun komunikasi publik yang positif, edukatif, dan menenangkan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Rudi Setiawan menegaskan bahwa penugasan personel di bidang humas merupakan kehormatan sekaligus bentuk kepercayaan besar dari institusi Polri.
Ia menyebut peran humas sangat strategis dalam menjaga stabilitas informasi publik dan menjadi jembatan komunikasi antara Polri dengan masyarakat.
Kapolda juga mengingatkan pentingnya kehadiran humas Polri dalam mengisi ruang digital dengan narasi positif dan edukatif di tengah maraknya informasi hoaks serta konten provokatif yang berpotensi memecah belah masyarakat.
“Jangan biarkan ruang publik diisi informasi yang menyesatkan, provokatif, dan memecah belah. Humas Polri harus hadir paling depan menjadi pendingin suasana, penguat optimisme masyarakat, sekaligus penghubung antara institusi dan rakyat,” tegas Kapolda Jabar.
Rakernis Humas Polda Jabar 2026 juga menjadi ajang apresiasi bagi jajaran humas Polres yang dinilai memiliki capaian terbaik di bidang komunikasi publik dan pengelolaan media informasi.
Dalam kesempatan tersebut, sejumlah penghargaan diberikan kepada Polres jajaran Polda Jawa Barat atas inovasi dan kontribusi dalam membangun citra positif Polri di tengah masyarakat.
Adapun penghargaan Juara 1 E-Learning Terbanyak berhasil diraih oleh Polres Karawang. Selain itu, Polres Karawang juga memperoleh penghargaan kategori Amplifikasi Link Berita Positif.
Sementara penghargaan Cipta Trending Topik (CTT) diraih oleh Polresta Bandung. Sedangkan penghargaan Media Hub dan SPIT Polri diberikan kepada Polres Ciamis.
Keberhasilan Polres Karawang meraih dua penghargaan sekaligus mendapat apresiasi langsung dari Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah.
Ia menilai penghargaan tersebut merupakan hasil kerja keras, soliditas, dan dedikasi seluruh personel Seksi Humas Polres Karawang dalam menghadirkan informasi yang cepat, akurat, dan terpercaya kepada masyarakat.
“Prestasi ini harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan informasi kepada masyarakat serta memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Polri,” ujar AKBP Fiki N. Ardiansyah.
Tidak hanya menjadi forum evaluasi dan apresiasi, Rakernis Humas Polda Jabar juga menghadirkan sejumlah narasumber dari kalangan media, akademisi, hingga lembaga informasi publik.
Tiga narasumber yang hadir dalam kegiatan tersebut yakni Kepala Biro Kompas TV Jawa Barat Suhendar, akademisi Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran Naurah, serta Ketua Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat Husni Farhani M.
Berbagai materi strategis disampaikan kepada peserta, mulai dari public relations, strategi komunikasi publik, pengelolaan media digital, hingga penanganan berita hoaks dan provokatif di media sosial.
Para peserta juga mendapatkan penguatan terkait pentingnya membangun komunikasi yang humanis, responsif, dan berbasis pendekatan kultural agar semakin dekat dengan masyarakat.
Langkah tersebut dinilai penting untuk mendukung keberhasilan Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia Tahun 2026, khususnya dalam menciptakan stabilitas sosial dan penguatan kepercayaan publik terhadap institusi negara.
Rakernis Humas Polda Jabar 2026 diharapkan mampu melahirkan strategi komunikasi yang lebih adaptif, modern, dan profesional sehingga Polri semakin dipercaya masyarakat serta mampu menjawab tantangan komunikasi publik di era digital yang terus berkembang. (Ega Nugraha/Pojokjabar)