POJOKJABAR.com, Indramayu – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMP Negeri 1 Balongan tahun ini terasa berbeda.
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) melalui Integrated Terminal (IT) Balongan hadir memberikan edukasi intensif terkait pencegahan perundungan (bullying) bagi 352 siswa baru, Kamis (16/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung hangat ini menghadirkan kolaborasi lintas sektor, mulai dari pihak sekolah, praktisi profesional, hingga Pertamina.
Kepala UPTD SMP Negeri 1 Balongan, Agus Sugiyanto, menyambut positif inisiatif ini sebagai fondasi karakter siswa di jenjang pendidikan menengah.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Pertamina Patra Niaga IT Balongan yang terus berkolaborasi dengan UPTD SMP Negeri 1 Balongan melalui berbagai kegiatan positif. Semoga seluruh peserta didik baru tetap semangat, baik selama masa MPLS maupun saat memasuki proses pembelajaran. Jadikan masa awal di SMP sebagai langkah untuk tumbuh menjadi pribadi yang berprestasi dan saling menghargai,” ujar Agus.
Dalam sesi utama, Psikolog Anak Harthim Noor Imaningsih memaparkan secara mendalam mengenai berbagai bentuk perundungan, mulai dari verbal, fisik, emosional, hingga cyberbullying yang kini kian marak.
Para siswa diajak untuk berani bersikap: tidak menjadi pelaku, tidak menjadi korban, serta memiliki kepedulian untuk tidak membiarkan perundungan terjadi di lingkungan mereka.
Antusiasme siswa terlihat saat sesi tanya jawab berlangsung.
Mereka aktif bertanya mengenai strategi menghadapi intimidasi hingga cara memberikan dukungan bagi rekan sebaya.
Ian, salah satu siswa baru, mengaku mendapatkan banyak pelajaran berharga.
“Kegiatan MPLS dari hari Senin sampai hari ini sangat menyenangkan. Saya senang bisa memasuki jenjang pendidikan SMP. Materi hari ini juga membuat saya lebih memahami cara berteman dengan baik dan menghindari tindakan bullying,” ungkapnya.
Pjs. Area Manager Communication, Relations & CSR Regional JBB PT Pertamina Patra Niaga, Reno Fri Daryanto, menegaskan bahwa langkah ini merupakan komitmen perusahaan dalam mendukung pendidikan berkualitas.
“Melalui kegiatan ini, Pertamina berharap para siswa baru dapat memahami pentingnya pencegahan bullying sehingga mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan saling menghargai,” tutur Reno.
Selain mengedukasi siswa, program ini juga menjadi bentuk nyata kontribusi Pertamina dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada aspek kesehatan, pendidikan berkualitas, pengurangan kesenjangan, serta terciptanya perdamaian dan keadilan di lingkungan pendidikan.***