POJOKJABAR.com, KARAWANG – Semangat gotong royong kembali dihidupkan di Kelurahan Palumbonsari, Kecamatan Karawang Timur. Sebanyak 27 Rukun Warga (RW) serentak menggelar kerja bakti massal sebagai bagian dari Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sejuk, Resik, Indah), sebuah langkah nyata untuk mewujudkan lingkungan bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.
Gerakan massal ini digelar sebagai tindak lanjut dari visi besar Indonesia Asri sekaligus mendukung cita-cita pembangunan daerah melalui semangat Karawang Maju. Tak sekadar bersih-bersih lingkungan, kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata sinergi antara aparatur kelurahan dan masyarakat dalam membangun kesadaran kolektif menjaga kebersihan lingkungan.
Selama tiga hari berturut-turut, sejak Jumat hingga Minggu (24–26 April 2026), warga di 27 RW bergerak serentak membersihkan lingkungan masing-masing. Kegiatan ini difokuskan pada pembersihan saluran air, pengangkutan sampah liar, serta pemberantasan sarang nyamuk sebagai langkah preventif mengantisipasi penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD).
Gerakan ini diinisiasi langsung oleh Lurah Palumbonsari, Indra Sudrajat, S.STP, melalui imbauan resmi kepada seluruh Ketua RT dan RW agar kembali menghidupkan budaya gotong royong yang menjadi kekuatan utama masyarakat.
Menurut Indra Sudrajat, keberhasilan pembangunan tidak hanya dimulai dari infrastruktur besar, tetapi justru berangkat dari lingkungan yang bersih, sehat, dan tertata.
Ia menegaskan, lingkungan yang nyaman adalah fondasi utama bagi tumbuhnya masyarakat yang sehat, produktif, dan sejahtera.
“Kami mengimbau kepada seluruh Ketua RT dan RW se-Kelurahan Palumbonsari untuk melaksanakan pembersihan lingkungan. Fokus utamanya adalah menciptakan suasana yang Aman, Sejuk, Resik, dan Indah, sekaligus memutus mata rantai tumbuhnya jentik nyamuk DBD,” ujar Indra Sudrajat.
Dalam pelaksanaannya, pihak kelurahan memberikan keleluasaan kepada masing-masing lingkungan untuk menentukan waktu kerja bakti sesuai kesepakatan warga setempat. Fleksibilitas ini dilakukan agar partisipasi masyarakat tetap maksimal tanpa mengganggu aktivitas utama warga.
Meski dilaksanakan dengan waktu berbeda di tiap wilayah, semangat yang dibangun tetap sama, yakni menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan bebas dari potensi penyakit.
Sejak pagi, warga di berbagai titik terlihat kompak membawa alat kebersihan seperti cangkul, sapu, karung, dan gerobak sampah. Mereka bersama-sama membersihkan selokan, mengangkat sampah liar, memangkas rumput liar, hingga menguras titik-titik genangan yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.
Kegiatan ini tidak hanya menyasar persoalan kebersihan fisik semata, tetapi juga menjadi gerakan sosial yang memperkuat kepedulian warga terhadap lingkungan sekitar.
Selain sebagai langkah preventif mencegah DBD, kerja bakti massal ini juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antarwarga. Di tengah rutinitas yang padat, kerja bakti menjadi ruang kebersamaan yang mempertemukan warga dalam semangat gotong royong.
Suasana kebersamaan inilah yang dinilai menjadi kekuatan penting dalam menjaga ketahanan sosial masyarakat di tingkat lingkungan.
Pihak Kelurahan Palumbonsari juga mewajibkan setiap lingkungan mendokumentasikan kegiatan kerja bakti sebagai bentuk transparansi sekaligus bahan evaluasi efektivitas program di lapangan.
Dokumentasi tersebut nantinya akan menjadi bahan pemantauan sejauh mana Gerakan Indonesia ASRI berjalan efektif dan konsisten di masing-masing wilayah.
Bagi pemerintah kelurahan, gerakan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan langkah awal membangun budaya hidup bersih yang harus terus dijaga secara berkelanjutan.
Indra Sudrajat menegaskan bahwa kolaborasi antara aparatur dan masyarakat menjadi modal penting dalam mewujudkan lingkungan yang sehat dan tertata.
“Terima kasih atas perhatian dan kerja sama seluruh warga. Sinergi ini adalah modal utama kita untuk mewujudkan Palumbonsari yang lebih baik dan mendukung kemajuan Karawang secara umum,” pungkasnya.
Gerakan serentak di 27 RW ini menjadi bukti bahwa perubahan besar bisa dimulai dari langkah sederhana. Dari saluran air yang dibersihkan, sampah yang diangkut, hingga semangat warga yang kembali disatukan, Palumbonsari menunjukkan bahwa lingkungan bersih bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi gerakan bersama seluruh masyarakat.
Melalui Gerakan Indonesia ASRI, Kelurahan Palumbonsari tidak hanya sedang membersihkan lingkungan, tetapi juga sedang membangun budaya hidup sehat, memperkuat solidaritas sosial, dan menanamkan kembali nilai gotong royong sebagai fondasi kemajuan daerah. (Rohendi/Pojokjabar)