POJOKJABAR.com, KARAWANG – Kepolisian Daerah Jawa Barat terus memperkuat pelayanan kepada masyarakat selama arus mudik Lebaran 2026. Salah satu upaya yang dilakukan adalah mengoptimalkan layanan darurat Call Center 110 yang kini semakin mudah diakses masyarakat atau dikenal dengan sebutan “110 dalam genggaman”.
Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat dengan cepat melaporkan berbagai situasi darurat, meminta bantuan kepolisian, hingga memperoleh informasi terkait kondisi lalu lintas dan keamanan selama perjalanan mudik.
Penguatan layanan quick response tersebut menjadi bagian penting dari pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026 yang digelar untuk mengamankan arus mudik dan arus balik Idulfitri 1447 Hijriah.
Pemanfaatan layanan Call Center 110 juga menjadi salah satu perhatian dalam kunjungan kerja di Pos Terpadu Rest Area KM 57 Tol Jakarta–Cikampek, wilayah Karawang, yang dihadiri Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Prof Dr Dedi Prasetyo.
Dalam kegiatan tersebut, Wakil Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi Irjen Pol Laksana turut menyampaikan bahwa sistem pelayanan cepat yang dikembangkan oleh Polda Jawa Barat sudah berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif bagi pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, layanan quick response seperti Call Center 110 harus terus diperkuat karena menjadi salah satu sarana penting yang memungkinkan masyarakat mendapatkan bantuan kepolisian secara cepat dan efektif.
“Layanan ini sangat penting karena masyarakat bisa langsung terhubung dengan kepolisian ketika menghadapi situasi darurat ataupun membutuhkan bantuan selama perjalanan,” ujarnya.
Polda Jabar sendiri terus melakukan peningkatan sistem pelayanan Call Center 110 agar setiap laporan yang masuk dapat ditangani dengan cepat oleh petugas di lapangan.
Melalui sistem quick response tersebut, laporan masyarakat yang diterima oleh pusat layanan akan segera diteruskan kepada personel kepolisian terdekat untuk ditindaklanjuti.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi kepolisian untuk memastikan kehadiran negara dalam memberikan perlindungan, pengayoman, serta pelayanan kepada masyarakat, terutama pada saat mobilitas masyarakat meningkat tajam selama musim mudik Lebaran.
Untuk mendukung optimalisasi layanan tersebut, Polda Jabar juga melakukan sosialisasi secara luas kepada masyarakat.
Salah satunya dengan memasang spanduk Call Center 110 di berbagai titik strategis, seperti Pos Pengamanan (Pospam), Pos Pelayanan (Posyan), Pos Terpadu Operasi Ketupat Lodaya 2026, hingga area keramaian di seluruh wilayah hukum Polda Jawa Barat yang mencakup 23 kabupaten dan kota.
Melalui langkah tersebut, diharapkan masyarakat semakin mengetahui keberadaan layanan 110 dan tidak ragu untuk memanfaatkannya apabila membutuhkan bantuan kepolisian.
Selain layanan Call Center 110, Polda Jabar juga menghadirkan Hotline Mudik Polda Jabar yang dapat diakses masyarakat untuk memperoleh berbagai informasi penting terkait perjalanan mudik.
Layanan tersebut menyediakan berbagai informasi yang dibutuhkan pemudik, mulai dari perkembangan arus lalu lintas mudik dan balik Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah, akses kamera pengawas atau CCTV lalu lintas di Kota Bandung dan sejumlah jalur tol, hingga informasi lokasi Posko Ketupat Lodaya 2026.
Tidak hanya itu, masyarakat juga dapat memperoleh informasi mengenai ketersediaan bahan bakar minyak (BBM), layanan bengkel mobile, serta berbagai fasilitas pendukung lain yang disiapkan untuk membantu kelancaran perjalanan pemudik. (Ega Nugraha/Pojoksatu)