Bupati Karawang Pastikan Perbaikan Jalan Interchange Dimulai Mei

Bupati Karawang Aep Syaepuloh meninjau langsung penanganan sementara jalan rusak di Karawang Timur pada malam hari.

POJOKJABAR.com, KARAWANG – Pemerintah Kabupaten Karawang memastikan rencana perbaikan jalan interchange Karawang Barat dan Karawang Timur segera direalisasikan. Bupati Karawang Aep Syaepuloh menyampaikan bahwa pihaknya telah mengajukan permohonan izin kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk melakukan penanganan dan pembangunan jalan di dua titik tersebut.


Aep mengatakan, langkah tersebut diambil sebagai respons atas kondisi jalan yang mengalami kerusakan dan dikeluhkan masyarakat karena berpotensi membahayakan pengguna jalan. Ia menegaskan, perbaikan jalan menjadi prioritas pemerintah daerah karena menyangkut keselamatan dan kenyamanan publik.

“Kami Pemerintah Kabupaten Karawang sudah meminta izin kepada Kementerian PU untuk memperbaiki jalan interchange Karawang Barat dan Karawang Timur. Mohon doa dari masyarakat agar prosesnya berjalan lancar,” ujar Aep, Rabu (06/07).

Menurut Aep, pembangunan fisik jalan interchange Karawang Barat dan Karawang Timur direncanakan mulai dilaksanakan pada bulan Mei. Perbaikan akan dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan kualitas konstruksi agar jalan lebih kuat dan tahan lama.


Ia menjelaskan, khusus untuk ruas jalan Karawang Timur, pemerintah daerah akan melakukan pelebaran jalan yang disertai dengan betonisasi. Setelah struktur jalan diperkuat dengan beton, lapisan aspal akan kembali dipasang untuk meningkatkan kenyamanan berkendara.

“Untuk Karawang Timur akan dilakukan pelebaran dan betonisasi agar konstruksinya lebih kuat, kemudian ditutup kembali dengan aspal,” kata Aep.

Sambil menunggu proses perbaikan permanen, Aep menegaskan bahwa pemerintah daerah tetap melakukan langkah-langkah penanganan sementara di lapangan. Ia bahkan turun langsung untuk memastikan pekerjaan darurat berjalan cepat dan efektif.

Pada pukul 00.15 WIB, Aep bersama jajaran Pemkab Karawang melakukan penanganan sementara di ruas jalan Karawang Timur yang mengalami banyak kerusakan dan lubang. Penanganan dilakukan dengan menggunakan material scrap yang diperoleh secara gratis.

“Saya bersama Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra, Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Perhubungan, serta para kepala bidang melakukan penanganan sementara. Material scrap ini diberikan oleh PT Askon untuk menutup lubang-lubang jalan,” ujarnya.

Aep menyebut, langkah cepat tersebut dilakukan untuk meminimalkan risiko kecelakaan dan kemacetan, terutama pada jam-jam padat kendaraan, sembari menunggu pelaksanaan pembangunan permanen.

Selain itu, Pemkab Karawang juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk penanganan jalan di jalur Pantura. Aep menyampaikan bahwa koordinasi dengan PPK 1.1 Jawa Barat terus dilakukan agar perbaikan jalan nasional di wilayah Karawang dapat segera dilaksanakan.

“Kami terus mengawal dan berkoordinasi terkait penanganan jalur Pantura. Penyisiran dan perbaikan jalan harus segera dilakukan,” katanya.

Aep menilai, jalur Pantura memiliki peran strategis sebagai jalur utama transportasi dan distribusi logistik. Oleh karena itu, kerusakan jalan di jalur tersebut tidak boleh dibiarkan berlarut-larut.

Dalam kesempatan itu, Aep juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan di lapangan, mulai dari aparat keamanan hingga petugas teknis.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada jajaran Kepolisian, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan yang telah membantu pengaturan lalu lintas, serta kepada para petugas Dinas PUPR yang terus bekerja di lapangan,” ujarnya.

Ia berharap seluruh proses perbaikan jalan dapat berjalan sesuai rencana sehingga masyarakat dapat segera menikmati kondisi jalan yang lebih aman dan nyaman. Pemerintah daerah, kata Aep, berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas infrastruktur sebagai bagian dari pelayanan publik dan dukungan terhadap aktivitas ekonomi masyarakat. (Ega Nugraha/Pojokjabar)