POJOKJABAR.com – Ikatan Keluarga Alumni Universitas Swadaya Gunung Jati (IKA UGJ) menggelar Musyawarah Besar (Mubes) 2026 sebagai momentum mempererat silaturahmi antarlulusan sekaligus menentukan arah organisasi melalui pemilihan kepengurusan baru untuk periode lima tahun mendatang.
Ketua IKA UGJ periode 2021–2025, AKBP (Purn) Mahyudin, mengatakan Mubes merupakan agenda organisasi yang memiliki makna strategis. Selain menjadi forum pertanggungjawaban kepengurusan, kegiatan tersebut juga menjadi ajang reuni bagi alumni yang datang dari berbagai daerah di Indonesia.
“Hari ini kita mengumpulkan teman-teman alumni dari berbagai pelosok Nusantara. Selain bersilaturahmi dan reuni, Mubes juga menjadi forum pertanggungjawaban kepengurusan selama lima tahun terakhir,” ujar Mahyudin.
Ia menjelaskan, kepengurusan IKA UGJ periode 2021–2025 menyampaikan laporan pertanggungjawaban sebagai bentuk akuntabilitas kepada seluruh anggota organisasi. Setelah laporan diterima, agenda Mubes dilanjutkan dengan pemilihan ketua dan kepengurusan baru yang akan memimpin IKA UGJ selama lima tahun ke depan.
Menurut Mahyudin, keberadaan IKA UGJ memiliki posisi strategis dalam mendukung kemajuan Universitas Swadaya Gunung Jati. Alumni diharapkan mampu menjadi jembatan yang memperkuat hubungan antara almamater dengan para lulusannya, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan kampus.
Sementara itu, Ketua Panitia Mubes IKA UGJ 2026, Qorib, mengatakan kegiatan tersebut dirancang sebagai wadah berkumpulnya alumni dari berbagai fakultas dan lintas angkatan.
“Intinya, Mubes ini menjadi sarana silaturahmi dan tempat berkumpul kembali bagi teman-teman alumni dari berbagai fakultas dan generasi,” katanya.
Selain menjadi ajang mempererat kebersamaan, Mubes juga mengusung agenda regenerasi kepemimpinan organisasi melalui pemilihan Ketua IKA UGJ yang baru.
Qorib mengungkapkan, hingga pembukaan Mubes belum ada calon ketua yang mendaftarkan diri. Hal itu karena tahapan pendaftaran baru akan dibuka setelah pimpinan sidang resmi terbentuk sesuai mekanisme organisasi.
“Setelah pimpinan sidang terbentuk, barulah pendaftaran calon Ketua IKA UGJ dibuka sesuai mekanisme yang telah ditetapkan,” jelasnya.
Melalui Musyawarah Besar IKA UGJ 2026, para alumni berharap lahir kepengurusan baru yang mampu memperkuat soliditas organisasi, meningkatkan sinergi dengan Universitas Swadaya Gunung Jati, serta memperluas kontribusi alumni dalam mendukung pembangunan dan kemajuan masyarakat.***