Skip to content
Pojok Jabar
Rabu, 7 Oktober 2026

Mesin Pengolah Sampah Sasar UMKM Karawang, Kurangi Beban TPA dan Buka Lapangan Kerja

, · 19:14 WIB ·
Foto: Mesin pengolah sampah yang dikembangkan untuk mendukung pengurangan volume sampah dan pemanfaatannya menjadi produk bernilai ekonomi.(Pojoksatu/Rohendi)

POJOKJABAR.Com, KARAWANG – Upaya mengurangi volume sampah yang masuk ke tempat pembuangan akhir (TPA) terus didorong melalui pemanfaatan teknologi pengolahan sampah yang memiliki nilai ekonomi.

Advertisement

Hal itu disampaikan Redi Mulyadi, S.IK., M.T., Direksi Pemasaran, saat sosialisasi Satgas Citarum Harum di Aula Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, Rabu (16/9/2026).

Redi mengatakan, mesin pengolah sampah yang dikembangkan perusahaannya telah tersebar di sejumlah wilayah, seperti Jawa, Bali dan Tangerang. Sejumlah unit di antaranya digunakan yayasan maupun komunitas peduli sampah.

“Target utama kami UMKM. Harapannya, selain mengurangi sampah yang masuk ke TPA, sampah tersebut bisa diolah menjadi produktif dan membantu mengurangi pengangguran,” ujarnya.

Advertisement

Ia menjelaskan, untuk mesin berkapasitas 50 kilogram tersedia dua varian.

Mesin dengan tungku berbahan bakar kayu dibanderol sekitar Rp150 juta, sedangkan varian menggunakan tungku berbahan bakar burner sekitar Rp250 juta.

Sementara itu, mesin berkapasitas 500 kilogram saat ini masih dalam tahap pengembangan bersama BRIN dan PT BSB.

Adapun mesin dengan kapasitas hingga 2 ton juga masih dalam proses pengembangan dan riset bersama pihak TNI.

Menurut Redi, pengembangan teknologi tersebut diarahkan agar pengolahan sampah tidak hanya menjadi solusi untuk mengurangi beban TPA, tetapi juga dapat membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

Ia berharap teknologi pengolahan sampah tersebut nantinya dapat dimanfaatkan lebih luas, khususnya oleh UMKM dan pelaku usaha di daerah.

“Harapannya sampah tidak hanya menjadi beban, tetapi bisa diolah menjadi sesuatu yang produktif dan memiliki nilai ekonomi,” pungkasnya.

Ditulis oleh Ega Nugraha