Permintaan BBM Naik 19,2 Persen, Pertamina Perkuat Distribusi Energi di Jalur Balik Lebaran

POJOKJABAR.com, Jakarta — PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG tetap aman selama periode arus balik Lebaran 2026.


Langkah ini dilakukan untuk menjaga kelancaran kebutuhan energi masyarakat di tengah meningkatnya mobilitas kendaraan dan aktivitas rumah tangga pascalibur Idulfitri.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional JBB, Susanto August Satria, mengatakan arus balik Lebaran tahun ini mulai menunjukkan peningkatan signifikan, khususnya di wilayah Jawa Bagian Barat yang menjadi salah satu tujuan utama perjalanan balik pemudik.

Menurutnya, puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 23–24 Maret serta 28–29 Maret 2026.


Berdasarkan data periode 9–26 Maret 2026, penyaluran energi di Regional JBB mengalami perubahan dibanding kondisi normal.

Penyaluran produk gasoline tercatat meningkat 19,2 persen seiring tingginya mobilisasi kendaraan selama masa mudik dan arus balik.

Sementara itu, produk gasoil turun 20,1 persen akibat kebijakan pembatasan lalu lintas angkutan barang sesuai Surat Keputusan Bersama pengaturan lalu lintas Lebaran 2026.

Untuk LPG, penyaluran naik tipis sebesar 0,3 persen.

“Peningkatan permintaan BBM dan LPG ini disebut sebagai hal wajar diiringi dengan tingginya arus kendaraan yang melintas saat arus balik dan kebutuhan rumah tangga masyarakat pasca lebaran,” jelas Satria.

Ia menegaskan, stok energi di wilayah Regional JBB saat ini dalam kondisi aman dan mencukupi.

“Stok BBM dan LPG pasca lebaran telah kami build up sehingga dapat memenuhi kebutuhan masyarakat yang akan kembali ke Jakarta setelah merayakan Idul Fitri, selain itu kami juga telah menyediakan layanan di jalur potensial meliputi jalur toll, jalur wisata, dan jalur lintas utama, berupa 427 unit SPBU 24 Jam, 2.180 unit Agen LPG Siaga, 18 titik Layanan BBM & Kiosk Pertamina Siaga, 52 titik Motorist/ Pertamina Delivery Service (PDS) BBM, 563 agen PDS Bright Gas, 62 unit Mobil tangki stand by, 12 unit Serambi MyPertamina dan melakukan optimalisasi fasilitas dan layanan untuk mendukung operasional arus balik lebaran,” ungkap Satria.

Untuk mendukung distribusi energi di jalur padat kendaraan, Pertamina juga menambah fasilitas layanan satgas di Tol Fungsional Japek II Selatan.

Layanan tersebut mencakup motorist dan tenda kemasan BBM di KM 53B, layanan modular di KM 18, serta tenda service dan towing car di KM 88B Jalan Tol Jakarta-Cikampek.

Penambahan layanan ini difokuskan di titik rawan kepadatan untuk mempercepat distribusi BBM sekaligus mengurangi antrean di SPBU.

“Motorist kami siagakan untuk memberikan layanan darurat antar BBM langsung ke lokasi pemudik terutama di jalur macet atau tol saat arus mudik/balik lebaran. Saat ini Motoris di Regional Jawa Bagian Barat telah tercatat melayani sebanyak 152 transaksi konsumen, naik 43,3% dari periode Ramadan dan Idulfitri Tahun 2025, yang didominasi di non SPBU Kantor Jasa Marga Cikunir (MBZ), non SPBU Rest Area KM 130 A Cipali, dan SPBU Rest Area KM 57A,” tukas Satria.

Selain kesiapan distribusi energi, Pertamina juga mengimbau masyarakat agar merencanakan perjalanan dengan matang, memastikan kondisi kendaraan prima, serta mengisi BBM sebelum memasuki ruas tol atau kawasan dengan potensi kepadatan tinggi.

Masyarakat yang membutuhkan informasi layanan BBM, LPG, promo, maupun layanan lainnya dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135 atau melalui aplikasi MyPertamina.