POJOKJABAR.com, KARAWANG – Polres Karawang menunjukkan kepedulian kemanusiaan dengan menggelar kegiatan trauma healing bagi warga terdampak banjir di Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang. Pendampingan psikososial tersebut dilaksanakan pada Senin, 2 Februari 2026, mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai.
Melalui Tim Trauma Healing, Polres Karawang memberikan perhatian khusus terhadap kondisi psikologis masyarakat pascabencana, terutama anak-anak yang rentan mengalami trauma akibat banjir yang melanda wilayah tersebut.
Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah melalui Kasi Humas IPDA Cep Wildan menegaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri untuk hadir dan membantu masyarakat tidak hanya dari sisi keamanan, tetapi juga pemulihan mental.
“Trauma healing ini bertujuan memberikan pendampingan, motivasi, serta dukungan moril kepada warga agar tetap kuat dan mampu bangkit menghadapi situasi pascabencana banjir,” ujar IPDA Cep Wildan.
Dalam pelaksanaannya, tim melakukan pendekatan secara humanis melalui komunikasi interaktif, permainan edukatif, serta kegiatan yang bersifat menenangkan. Anak-anak terlihat antusias dan terhibur mengikuti rangkaian kegiatan yang disiapkan oleh Tim Trauma Healing Polres Karawang.
Selain pendampingan psikologis, Polres Karawang juga menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa makanan anak serta ratusan pakaian layak pakai untuk anak-anak dan orang dewasa yang dibagikan di posko pengungsian.
Salah satu warga terdampak, Yayat, mengaku sangat terbantu dengan kehadiran Polres Karawang di tengah kondisi sulit yang dialami warga Desa Karangligar.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Polres Karawang. Anak-anak merasa senang dan terhibur. Setidaknya trauma dan beban psikologis akibat banjir bisa sedikit berkurang,” ujar Yayat.
Kegiatan trauma healing ini dipimpin langsung oleh Kabag SDM Polres Karawang KOMPOL Dadan Sudirman, didampingi Kasi Humas, Kasubbag Binkar Bag SDM, Paur Subbagdalpers Bag SDM, serta personel Bag SDM Polres Karawang lainnya.
Berdasarkan data di lapangan, banjir yang melanda Desa Karangligar berdampak pada 332 unit rumah dan 1.346 jiwa. Pendampingan psikososial ini diharapkan mampu membantu mempercepat proses pemulihan mental warga, khususnya anak-anak, agar dapat kembali beraktivitas secara normal.
Polres Karawang menegaskan akan terus hadir di tengah masyarakat, memberikan pelayanan kemanusiaan dan dukungan nyata bagi warga yang terdampak bencana alam. (Ega Nugraha/Pojoksatu)