POJOKJABAR.Com, KARAWANG – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Karawang ke-393 dengan mengusung tema Motekar diharapkan menjadi momentum pembenahan daerah, bukan sekadar perayaan seremonial.
Harapan tersebut disampaikan Hendra Wijaya, S.Psi., M.Si., yang menilai tema Motekar memiliki makna filosofis sekaligus arah pembangunan yang perlu diwujudkan melalui kebijakan nyata.
Menurut Hendra, kata Motekar dalam bahasa Sunda memiliki makna kreatif, cerdas, dan pantang menyerah. Makna tersebut kemudian diperluas menjadi akronim Maju, Optimis, Tangguh, Efektif, Kolaboratif, Adaptif, dan Responsif.
“Secara filosofis, akar budaya lokal tetap dijaga, tetapi visinya modern,” ungkap Hendra.
Ia berharap, semangat Motekar dapat mendorong Pemerintah Kabupaten Karawang untuk terus berbenah, termasuk memperkuat kemandirian fiskal daerah.
Menurutnya, pembangunan tidak cukup hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi maupun pembangunan fisik. Lebih dari itu, masyarakat harus merasakan peningkatan kualitas hidup melalui pelayanan publik dan pemerataan pembangunan.
Hendra juga melihat Karawang saat ini berada dalam fase transisi, dari daerah yang dikenal sebagai kawasan industri menuju daerah yang berupaya memperbaiki tata kelola pembangunan.
“Karawang hari ini maju secara ekonomi, tapi sedang belajar untuk lebih tertata,” ujarnya.
Ia menilai, investasi tetap menjadi bagian penting dalam pembangunan Karawang. Namun, pertumbuhan tersebut perlu berjalan beriringan dengan peningkatan pelayanan dasar, penataan ruang, serta pemerataan pembangunan hingga tingkat desa dan kelurahan.
Menurut Hendra, tema Motekar akan memiliki makna lebih besar apabila diterjemahkan ke dalam program dan kebijakan yang benar-benar dirasakan masyarakat.
“Kalau tema ini benar-benar dijalankan, Karawang tidak hanya maju secara fisik dan ekonomi, tapi masyarakatnya juga merasakan kualitas hidup yang lebih baik,” tuturnya.
Di usia ke-393 tahun, Hendra berharap Karawang semakin berkembang tanpa meninggalkan identitas budaya lokal dan kebutuhan masyarakatnya.
Ia juga berharap pembangunan daerah mampu menghadirkan kesejahteraan yang lebih merata bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Dari Plawad untuk Karawang, maju kotanya, sejahtera warganya. Dirgahayu Karawang ke-393. Karawang Motekar, Plawad Berdaya,” pungkasnya.
