POJOKJABAR.com, Sukabumi — PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) memastikan pasokan LPG subsidi 3 kilogram di Kabupaten Sukabumi dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Kepastian tersebut diperoleh dari hasil monitoring rutin yang dilakukan bersama agen, pangkalan, serta pemangku kepentingan terkait guna memastikan distribusi LPG subsidi berjalan lancar dan tepat sasaran.
Area Manager Communications, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional JBB, Susanto August Satria, mengatakan pihaknya terus menjaga koordinasi dengan seluruh unsur distribusi agar stabilitas pasokan di lapangan tetap terjaga.
“Berdasarkan hasil monitoring dan sampling di lapangan, kondisi stok LPG 3 Kg di tingkat pangkalan masih mencukupi,” ujar Satria.
Saat ini, penyaluran LPG 3 Kg di Kabupaten Sukabumi didukung oleh 51 agen aktif dengan alokasi harian mencapai 90.821 tabung.
Seluruh pasokan tersebut didistribusikan melalui 1.802 pangkalan resmi yang tersebar di berbagai wilayah.
Sepanjang Maret 2026, realisasi penyaluran LPG subsidi di Sukabumi tercatat mencapai 98,78 persen dari total alokasi.
Tingginya serapan tersebut menunjukkan kebutuhan masyarakat yang terus meningkat, namun tetap dapat dipenuhi.
Sebagai langkah antisipasi tambahan, Pertamina juga menyalurkan pasokan fakultatif pada 3 April 2026 sebanyak 51.520 tabung untuk memperkuat ketersediaan stok di wilayah tersebut.
“Distribusi LPG terus berjalan sesuai jadwal pengiriman, dan stok di pangkalan juga terpantau aman dengan pengiriman rutin yang terus berlangsung,” tambah Satria.
Selain menjaga distribusi reguler, Pertamina menginstruksikan agen agar mengoptimalkan penyaluran ke pangkalan dengan tingkat kebutuhan tinggi.
Pangkalan juga diminta memprioritaskan penjualan kepada rumah tangga dan pelaku UMKM sebagai kelompok penerima utama subsidi.
Pertamina turut mengingatkan seluruh pangkalan resmi agar menjual LPG sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) dan menyediakan sarana penjualan sesuai ketentuan yang berlaku.
Di sisi lain, masyarakat diimbau membeli LPG subsidi 3 Kg di pangkalan resmi dengan menunjukkan KTP atau NIK sesuai aturan yang berlaku, serta menghindari pembelian berlebihan.
“Masyarakat diharapkan dapat bijak dalam menggunakan LPG subsidi dan tidak melakukan penimbunan, agar distribusi tetap merata dan tepat sasaran,” jelas Satria.
Untuk memperkuat layanan informasi, Pertamina terus melakukan sosialisasi terkait mekanisme pembelian LPG subsidi serta evaluasi distribusi secara berkala.
Masyarakat dapat mengetahui lokasi pangkalan LPG 3 Kg terdekat melalui laman subsidi tepat LPG milik Pertamina atau menghubungi Call Center 135 untuk informasi lebih lanjut.