Kapolres Karawang Rotasi PJU dan Kapolsek, 15 Personel Dilepas Purna Tugas

Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah memimpin upacara Sertijab Pejabat Utama dan Kapolsek jajaran serta Wisuda Purna Bakti personel Polres Karawang di Lapangan Apel Polres Karawang, Selasa (5/5/2026).

POJOKJABAR.com, KARAWANG – Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah memimpin langsung upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Pejabat Utama (PJU) dan Kapolsek jajaran, sekaligus Wisuda Purna Bakti personel Polres Karawang di Lapangan Apel Polres Karawang, Selasa (5/5/2026).


Upacara yang berlangsung khidmat itu menjadi penanda penting dalam tubuh Polres Karawang. Bukan hanya soal pergantian jabatan, tetapi juga menjadi simbol kuat regenerasi kepemimpinan dan penghormatan atas pengabdian panjang personel yang memasuki masa purna tugas.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Perintah yang mengatur rotasi dan pengangkatan sejumlah pejabat strategis di lingkungan Polres Karawang serta jajaran Polda Jawa Barat.

Sejumlah posisi penting mengalami pergeseran dalam mutasi kali ini. Di antaranya jabatan Kabag Ops, Kapolsek Jatisari, Kapolsek Telukjambe, Kapolsek Batujaya, serta beberapa posisi operasional lainnya yang dinilai strategis dalam mendukung stabilitas keamanan wilayah.


Kapolres Karawang melalui Kasi Humas Polres Karawang IPDA Cep Wildan menegaskan, mutasi jabatan di lingkungan Polri bukan sekadar agenda rutin atau formalitas administratif.

Menurutnya, rotasi jabatan merupakan langkah taktis dalam menjaga ritme organisasi agar tetap dinamis, adaptif, dan responsif terhadap tantangan keamanan dan ketertiban masyarakat yang terus berkembang.

“Rotasi ini adalah bagian dari strategi pembinaan karier dan penguatan organisasi. Tidak ada ruang bagi kinerja yang stagnan. Pejabat yang baru harus langsung bekerja, memahami karakter wilayah, dan menghadirkan solusi konkret di lapangan,” ujar Kapolres Karawang melalui Kasi Humas.

Pernyataan itu sekaligus menegaskan bahwa mutasi di tubuh Polri bukan hanya soal pergantian personel, melainkan bagian dari sistem pembinaan yang dirancang untuk menjaga profesionalisme institusi.

Kapolres Karawang menilai, tantangan tugas kepolisian di wilayah Karawang membutuhkan pola kerja yang cepat, presisi, dan terukur.

Sebagai salah satu kawasan industri terbesar di Jawa Barat, Karawang memiliki karakter wilayah yang kompleks. Mobilitas masyarakat yang tinggi, aktivitas industri yang padat, serta dinamika sosial yang terus bergerak menuntut kehadiran aparat kepolisian yang lebih responsif.

Karena itu, pejabat yang baru dilantik diminta segera beradaptasi dengan karakteristik wilayah tugas masing-masing. Mereka dituntut mampu membaca persoalan secara cepat, memahami potensi kerawanan, dan menghadirkan langkah konkret dalam menjaga keamanan.

Kapolres juga menekankan pentingnya soliditas internal sebagai fondasi utama dalam menjalankan tugas-tugas kepolisian.

Menurutnya, regenerasi di tubuh Polri harus berjalan seiring dengan penguatan koordinasi, loyalitas, dan integritas agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.

Di sisi lain, suasana haru mewarnai prosesi Wisuda Purna Bakti yang digelar dalam rangkaian kegiatan tersebut.

Sebanyak 15 personel Polres Karawang resmi dilepas setelah menuntaskan masa pengabdian mereka sebagai anggota Polri.

Prosesi wisuda berlangsung penuh khidmat. Rangkaian acara dimulai dari pembacaan keputusan purna tugas, penyematan medali penghormatan, hingga tradisi pelepasan yang sarat makna.

Satu per satu personel purna bakti dilepas melalui barisan kehormatan personel aktif. Langkah mereka diiringi lagu dan pembacaan puisi perpisahan sebelum meninggalkan Markas Komando Polres Karawang.

Tradisi itu menjadi simbol penghormatan atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian panjang para personel yang telah menuntaskan tugas negara.

Kapolres Karawang melalui Kasi Humas menyampaikan, purna bakti bukan sekadar akhir masa dinas, melainkan bentuk penghormatan institusi terhadap perjalanan panjang pengabdian anggotanya.

“Purna bakti adalah kehormatan. Ini bukan akhir, tetapi bentuk pengakuan atas dedikasi panjang. Nilai loyalitas dan integritas para senior harus menjadi standar moral bagi seluruh personel aktif,” lanjutnya.

Pesan tersebut menjadi penegasan bahwa regenerasi dalam tubuh Polri tidak boleh memutus nilai-nilai dasar pengabdian.

Para personel yang memasuki masa purna tugas dinilai telah meninggalkan jejak moral, etika, dan loyalitas yang harus diwariskan kepada generasi penerus.

Momentum ini juga menjadi pengingat bahwa kekuatan institusi tidak hanya dibangun dari sistem dan struktur, tetapi juga dari nilai-nilai pengabdian yang dijaga lintas generasi.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakapolres Karawang, para Kabag, PJU, personel Bintara, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Polres Karawang.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, aman, dan penuh khidmat hingga selesai.

Melalui momentum Sertijab dan Wisuda Purna Bakti ini, Polres Karawang menegaskan dua pesan penting sekaligus.

Pertama, regenerasi harus berjalan tegas agar organisasi tetap bergerak, adaptif, dan siap menghadapi tantangan.

Kedua, penghormatan terhadap pengabdian harus dijaga dengan bermartabat sebagai bentuk penghargaan atas loyalitas dan integritas personel.

Kapolres Karawang melalui Kasi Humas menegaskan komitmennya untuk terus menjaga profesionalisme, memperkuat soliditas internal, serta memastikan kehadiran Polri tetap relevan, responsif, dan dipercaya masyarakat.

Di tengah tantangan wilayah yang semakin kompleks, Polres Karawang menegaskan bahwa regenerasi dan penghormatan bukan sekadar seremoni, melainkan fondasi penting dalam menjaga marwah institusi dan kepercayaan publik. (Ega Nugraha/Pojokjabar)