Pertamina Dorong Pertanian Kota Berkelanjutan, Warga Sunter Diberi Pelatihan Budidaya Ubi

POJOKJABAR.com, Jakarta – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) melalui Integrated Terminal (IT) Jakarta memperkuat ketahanan pangan perkotaan dengan menggelar pelatihan bertajuk “Ubi Berdaya: Inovasi Pemanfaatan Limbah UMKM dalam Penguatan Pertanian Kota dan Ketahanan Pangan” di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Danau Sunter, Kelurahan Sunter Jaya, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (30/6).


Kegiatan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina melalui program Economic-Ecological Initiative for Sunter Jaya Pertamina Sustainability and Resilience (ECO-SUPERSTAR).

Program tersebut difokuskan pada penguatan kapasitas masyarakat, pelestarian lingkungan, serta peningkatan ketahanan pangan di kawasan perkotaan yang memiliki keterbatasan lahan pertanian.

Pelatihan diikuti 30 peserta yang berasal dari Kelompok Petani Pulo Jaya dan Kelompok Racik Mina, mitra binaan Pertamina Patra Niaga Regional JBB.


Hadir pula Kepala Seksi Kesejahteraan Kelurahan Sunter Jaya Arif Agung, perwakilan Suku Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAP), perwakilan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP), serta Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan Kecamatan Tanjung Priok, Imelda.

Dalam pelatihan tersebut, PT Bienature Farm Indonesia memberikan materi mengenai budidaya ubi jalar berkelanjutan sekaligus pengembangan nilai tambah melalui rantai usaha pertanian.

Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan Kecamatan Tanjung Priok, Imelda, mengapresiasi komitmen Pertamina dalam menjalankan program pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.

“Kami mengapresiasi konsistensi Pertamina dalam menjalankan program pemberdayaan masyarakat. Keberlanjutan program TJSL di wilayah Sunter Jaya telah memberikan dampak nyata bagi peningkatan kapasitas masyarakat serta penguatan ekonomi berbasis lingkungan,” ujar Imelda.

Peserta mendapatkan pembekalan lengkap mengenai teknik budidaya ubi jalar, mulai dari persiapan lahan, pembibitan, penanaman, perawatan, pengendalian hama dan penyakit, hingga proses panen.

Selain itu, mereka juga memperoleh pengetahuan mengenai pengelolaan rantai bisnis pertanian, mulai dari pengolahan hasil panen, distribusi, hingga akses pasar sebagai upaya memperkuat ekonomi lokal berbasis pertanian perkotaan.

Tidak hanya menerima materi di dalam kelas, peserta juga mengikuti praktik penanaman ubi dan pengecekan kondisi tanah di lahan percontohan RPTRA Danau Sunter.

Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi interaktif yang membahas berbagai tantangan dalam budidaya tanaman di kawasan perkotaan.

Pjs. Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional JBB, Arya Yusa Dwicandra, mengatakan pelatihan tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam meningkatkan kapasitas masyarakat menghadapi tantangan pertanian di wilayah perkotaan.

“Pelatihan ini dirancang untuk menjawab kebutuhan pengembangan pertanian kota yang semakin relevan di tengah keterbatasan lahan. Pertamina akan terus melakukan evaluasi terhadap setiap program yang dijalankan agar tetap selaras dengan kebutuhan masyarakat dan memberikan kontribusi yang terukur,” ujar Arya.

Melalui program ECO-SUPERSTAR, Pertamina Patra Niaga Regional JBB menegaskan komitmennya menghadirkan program TJSL yang mendorong inovasi sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.

Program ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 2 Tanpa Kelaparan dan Tujuan 11 Kota dan Permukiman Berkelanjutan.