POJOKJABAR.COM, KARAWANG – Program TNI AD Manunggal Air bertajuk “Negara Hadir untuk Rakyat” membawa perubahan besar bagi SMPN 1 Batujaya, Kabupaten Karawang.
Sumur bor berkedalaman 95 meter dengan kapasitas penampungan 5.000 liter yang diresmikan pada Jumat (31/7/2026) kini mampu memenuhi kebutuhan air bersih bagi sekitar 1.200 siswa dan seluruh warga sekolah.
Sebelum hadirnya fasilitas tersebut, keterbatasan air bersih menjadi persoalan yang hampir setiap hari dihadapi sekolah.
Kondisi itu berdampak pada aktivitas sanitasi hingga pelaksanaan ibadah para siswa yang harus bergantian menggunakan air untuk berwudhu.
Salah satu Guru SMPN 1 Batujaya mengungkapkan, keberadaan sumur bor menjadi solusi atas persoalan yang selama ini dirasakan pihak sekolah.
“Alhamdulillah, kami sangat terbantu dengan adanya bantuan air bersih ini. Sebelumnya jumlah siswa kami sekitar 1.200 orang, sehingga saat waktu istirahat banyak siswa harus mengantre untuk berwudhu karena ketersediaan air sangat terbatas. Akibatnya, pelaksanaan salat berjamaah harus dilakukan secara bergantian,” ujarnya.
Ia menjelaskan, keterbatasan air juga berdampak pada aktivitas sanitasi dan penggunaan kamar mandi di lingkungan sekolah. Kini, setelah sumur bor beroperasi, kebutuhan air dinilai sudah jauh lebih memadai.
“Alhamdulillah sekarang air sudah mencukupi. Pelaksanaan salat Dhuha maupun salat Zuhur berjamaah menjadi lebih lancar. Kami menyampaikan terima kasih kepada TNI AD atas bantuan ini. Semoga fasilitas ini membawa manfaat jangka panjang bagi seluruh warga sekolah,” katanya.
Pihak sekolah juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI atas dukungan terhadap pemerataan pembangunan, khususnya penyediaan sarana air bersih bagi dunia pendidikan.
Hal senada disampaikan Ketua OSIS SMPN 1 Batujaya. Menurutnya, sebelum adanya sumur bor, para siswa sering mengalami kesulitan mendapatkan air, terutama saat menggunakan fasilitas kamar mandi dan berwudhu.
“Selama ini kami memang mengalami kendala air di sekolah. Saat persediaan air habis, siswa menjadi kesulitan menggunakan kamar mandi maupun berwudhu. Sekarang kondisinya jauh lebih baik dan kegiatan di sekolah menjadi lebih nyaman,” ungkapnya.
Sementara itu, Danramil 0402/Batujaya Kapten Inf. Bachtiar A.H. yang diwakili Danposramil Peltu Ahmad Ibrohim mengatakan, penyediaan air bersih merupakan bagian dari komitmen TNI AD untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, termasuk di lingkungan pendidikan.
Menurutnya, akses terhadap air bersih bukan hanya mendukung kegiatan belajar mengajar, tetapi juga menciptakan lingkungan sekolah yang sehat, nyaman, dan layak bagi para siswa.
“Program TNI AD Manunggal Air merupakan wujud nyata kehadiran negara untuk masyarakat. Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan dan dirawat bersama sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” ujarnya.
Hadirnya Program TNI AD Manunggal Air di SMPN 1 Batujaya, persoalan keterbatasan air bersih yang selama ini menjadi kendala kini mulai teratasi.
Fasilitas tersebut diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan belajar, mendukung kesehatan lingkungan sekolah, serta memperlancar aktivitas ibadah bagi seluruh warga sekolah.