Bangun Budaya Siaga Bencana, Pertamina Edukasi 127 Siswa SD di Indramayu

POJOKJABAR.com, Indramayu – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) memperkuat upaya mitigasi bencana sejak dini melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PANAH KESATRIA (Pelajar Tangguh Kembangkan Sekolah Tanggap dan Ceria).


Program tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sekolah Tanggap Peringatan Dini yang menyasar lingkungan sekolah dasar.

Kegiatan berlangsung di UPTD SD Negeri 1 Tegalurung, Kabupaten Indramayu, Rabu (5/8), dengan melibatkan 127 siswa dan sembilan guru.

Pelaksanaan edukasi didampingi enam personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu.


Melalui kegiatan ini, para peserta dibekali pengetahuan mengenai potensi gempa bumi, langkah penyelamatan diri, prosedur evakuasi menuju titik kumpul, hingga pentingnya tetap tenang saat menghadapi situasi darurat.

Setelah penyampaian materi, siswa dan guru mengikuti simulasi evakuasi yang dipandu langsung oleh tim BPBD Kabupaten Indramayu.

Dalam simulasi tersebut, para siswa mempraktikkan prosedur drop, cover, and hold on sebelum melakukan evakuasi menuju titik kumpul secara tertib dan aman.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun budaya siaga bencana di lingkungan sekolah sejak usia dini.

Perwakilan Kepala UPTD SD Negeri 1 Tegalurung, Suyitno, mengapresiasi kolaborasi antara Pertamina dan BPBD Kabupaten Indramayu dalam memberikan edukasi kesiapsiagaan bencana kepada para siswa.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pertamina dan BPBD Kabupaten Indramayu yang telah memberikan edukasi sekaligus pengalaman langsung kepada para siswa mengenai kesiapsiagaan bencana. Kami berharap pembelajaran ini menjadi bekal bagi seluruh warga sekolah untuk bertindak tepat saat menghadapi keadaan darurat,” ujar Suyitno.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Salah seorang siswa UPTD SD Negeri 1 Tegalurung, Jabar, mengaku memperoleh banyak pengetahuan baru mengenai cara menyelamatkan diri ketika terjadi gempa.

“Kegiatan hari ini sangat seru. Saya jadi tahu apa yang harus dilakukan kalau terjadi gempa di sekolah. Tadi kami belajar berlindung dengan benar dan berjalan ke titik kumpul dengan tertib. Semoga kegiatan seperti ini bisa sering diadakan karena sangat bermanfaat,” ujar Jabar.

Pjs. Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Jawa Bagian Barat PT Pertamina Patra Niaga, Arya Yusa Dwicandra, mengatakan edukasi mitigasi bencana sejak dini menjadi salah satu langkah penting untuk membentuk masyarakat yang lebih tangguh dalam menghadapi risiko bencana.

“Anak-anak perlu dibekali keterampilan untuk melindungi diri saat menghadapi situasi darurat. Melalui Program PANAH KESATRIA, kami berharap budaya kesiapsiagaan dapat tumbuh sejak dini sehingga mereka mampu bertindak tepat ketika bencana terjadi,” ujar Arya.

Melalui Program PANAH KESATRIA, Pertamina Patra Niaga Regional JBB terus mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, tangguh, dan siap menghadapi berbagai potensi bencana.

Program ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-4 tentang pendidikan berkualitas, tujuan ke-11 mengenai kota dan permukiman berkelanjutan, serta tujuan ke-13 terkait aksi penanganan perubahan iklim melalui penguatan kapasitas adaptasi dan pengurangan risiko bencana.***