Pertamina Regional JBB Gelar Simulasi Kebencanaan, Perkuat Kesiapsiagaan di SMPN 1 Balongan

POJOKJABAR.com, Indramayu – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) melalui Integrated Terminal (IT) Balongan menggelar kegiatan Table Top Exercise (TTX) atau simulasi kebencanaan di SMPN 1 Balongan, Kabupaten Indramayu, Rabu (11/2).


Kegiatan ini menjadi bagian dari program Pelajar Tangguh Kembangkan Sekolah Tanggap dan Ceria (PANAH KESATRIA) yang bertujuan memperkuat mitigasi dan kesiapsiagaan bencana di lingkungan sekolah.

Simulasi berlangsung di laboratorium sekolah dan diikuti 55 peserta yang terdiri atas siswa serta tenaga pendidik.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala SMPN 1 Balongan Agus Sugiyanto, perwakilan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu Ismail, serta Superintendent HSSE & Fleet Safety IT Balongan Rifandi bersama tim.


Dalam sesi diskusi interaktif, peserta membahas berbagai aspek kesiapsiagaan, mulai dari penentuan rambu kebencanaan, jalur evakuasi, titik kumpul aman, hingga alur koordinasi saat kondisi darurat.

Diskusi ini menjadi fondasi penting untuk membangun sistem respons bencana yang lebih terstruktur di lingkungan sekolah.

Wakil Kepala SMPN 1 Balongan, Muiz, mengapresiasi pelaksanaan program tersebut.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi sekolah kami. Tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga membangun sistem dan pola pikir kesiapsiagaan bencana yang lebih terstruktur. Siswa menjadi lebih paham langkah yang harus dilakukan saat kondisi darurat, dan kami sebagai pendidik terbantu dalam membangun budaya sekolah yang aman dan tangguh,” ujar Muiz.

Antusiasme juga datang dari para siswa. Salah satunya, Kinanti Oktipiyah, mengaku mendapatkan wawasan baru terkait kesiapsiagaan bencana.

“Kegiatan ini seru dan bermanfaat. Kami jadi tahu jalur evakuasi, titik kumpul, dan apa yang harus dilakukan kalau terjadi bencana, sehingga tidak panik dan lebih siap jika terjadi sesuatu di sekolah,” ujar Kinanti.

Area Manager Communication, Relations & CSR Regional JBB, Susanto August Satria, menegaskan bahwa PANAH KESATRIA merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun ketahanan masyarakat sejak dini.

“Melalui program PANAH KESATRIA, kami berharap dapat membentuk pelajar yang tangguh dan sekolah yang tanggap bencana. Program ini merupakan wujud komitmen Pertamina dalam membangun ketahanan masyarakat sejak usia dini,” ujar Satria.

Kegiatan ditutup dengan simulasi praktik kebencanaan sebagai tindak lanjut dari hasil diskusi TTX.

Simulasi ini dirancang untuk melatih refleks tanggap darurat sekaligus menguatkan pemahaman peserta dalam menghadapi potensi bencana secara nyata.

Program PANAH KESATRIA turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin 3 tentang kehidupan sehat dan sejahtera serta poin 4 mengenai pendidikan berkualitas.