Stok LPG 3 Kg Aman Jelang Nataru, Bupati Tangerang Apresiasi Pertamina Regional JBB

POJOKJABAR.com, Tangerang – Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) menerima kunjungan Bupati Tangerang Mochamad Maesyal Rasyid di Kantor Pertamina Patra Niaga Sales Area Banten pada Kamis (13/11).


Pertemuan yang turut dihadiri Hiswana Migas DPC Tangerang itu digelar untuk memperkuat koordinasi penyaluran LPG subsidi maupun non-subsidi di wilayah Banten.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Rasyid memberikan apresiasi atas kelancaran distribusi LPG 3 Kg.

Ia menyebut berdasarkan laporan masyarakat dan hasil pengecekan langsung di lapangan, ketersediaan LPG 3 Kg dalam kondisi aman.


Rasyid juga meminta Pertamina Patra Niaga terus menjaga ketahanan stok selama Satgas Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

“Kami mengapresiasi Pertamina dalam penyaluran LPG ke Koperasi Kelurahan Desa Merah Putih (KDKMP) dan penyaluran LPG NPSO yang sudah berjalan di dapur MBG di wilayah Tangerang dalam rangka mendukung program kerja dari Pemerintah Pusat. Semoga penyaluran ini dapat meningkatkan sinergi Pertamina dan Pemerintah untuk mendukung kebutuhan masyarakat sekitar,” tutur Rasyid.

Sales Area Manager Retail Banten, Agung Kaharesa Wijaya, turut menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah terhadap program penyaluran LPG Tepat Sasaran.

“Kami berterima kasih kepada Pemerintah yang telah mendukung penyaluran LPG Tepat Sasaran melalui Program Trade In LPG 3kg ke Bright Gas untuk ASN yang sudah berjalan di lingkungan Pemerintah Daerah Provinsi Banten pada acara HUT ke 25 Provinsi Banten di Serang tangal 17 Oktober 2025 lalu. Kami juga telah melakukan penambahan alokasi kuota LPG sekitar 3,5% dari rata-rata harian selama satgas Natal 2025 dan Tahun Baru 2026,” ungkap Agung.

Sementara itu, Area Manager Communication & CSR Pertamina Patra Niaga Regional JBB, Susanto August Satria, menegaskan bahwa pertemuan tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan distribusi LPG tetap stabil menjelang periode kebutuhan tinggi.

“Kami mengadakan pertemuan dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait untuk memperkuat koordinasi dalam penyaluran LPG Subsidi dan Non Subsidi. Melalui pertemuan ini, seluruh pihak berkomitmen meningkatkan kolaborasi agar distribusi LPG tetap lancar dan ketahanan stok dapat terjaga, khususnya pada periode kebutuhan tinggi masyarakat,” ujar Satria.