UMKM Ramah Lingkungan, Pertamina Regional JBB Ajari Olah Cangkang Telur Jadi Peluang Ekonomi

Pertamina Patra Niaga ajak UMKM di Jakarta Utara kelola limbah cangkang telur jadi peluang usaha.

POJOKJABAR.com, Jakarta — Limbah dapur kini bisa jadi berkah.


PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) lewat Integrated Terminal (IT) Jakarta menggelar Pelatihan Eco-UMKM bertema Inovasi Cangkang Telur: Hijaukan Usaha, Selamatkan Bumi, dan Berdayakan Ekonomi, Rabu (10/9), di RPTRA Pulo Besar, Sunter Jaya, Jakarta Utara.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), sekaligus gabungan dari dua program besar, yakni Sunterpreneur dan Abang Cinte None.

Tak hanya pelaku UMKM, pelatihan ini juga melibatkan masyarakat dari Kecamatan Koja dan Tanjung Priok, kelompok Gang Hijau, serta pengurus RPTRA Sunter Jaya.


Hadir pula perwakilan pemerintah setempat, dari camat, lurah, hingga Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Utara.

Total, ada 35 peserta yang ikut dalam pelatihan ini.

Materi yang diberikan bukan hanya teori, tapi juga praktik langsung.

Para peserta dibekali wawasan soal manfaat cangkang telur untuk tanaman dan media tanam, hingga diajarkan membuat kompos.

Antusiasme peserta terlihat jelas saat sesi praktik dipandu oleh Suparno, Pemenang Kalpataru Nasional 2020.

Salah satu mitra binaan, Ariyanti, mengaku mendapat pengalaman baru dari pelatihan ini.

“Pelatihan ini membuka wawasan mengenai keterampilan pengelolaan limbah cangkang telur yang selama ini sering kita abaikan, ternyata memiliki banyak manfaat dari segi lingkungan dan ekonomi,” ungkapnya.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga JBB, Susanto August Satria, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendorong UMKM ramah lingkungan.

“Melalui kegiatan pelatihan ini, menjadi bukti nyata dari komitmen Pertamina dalam memberdayakan masyarakat sekaligus mendukung pelestarian lingkungan dengan menerapkan Zero Waste. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi langkah awal bagi mitra binaan untuk memiliki sikap menjaga keseimbangan lingkungan dan ekonomi demi menciptakan pertumbuhan UMKM yang berkelanjutan,” ujarnya.

Dengan inovasi sederhana seperti memanfaatkan cangkang telur, pelaku UMKM didorong untuk lebih kreatif sekaligus berkontribusi menjaga lingkungan.

Program ini juga mendukung target Sustainable Development Goals (SDGs) poin 12, tentang konsumsi dan produksi berkelanjutan.

Pertamina berharap langkah ini bisa menjadi contoh nyata bahwa limbah bukanlah akhir, melainkan awal dari peluang baru untuk masyarakat.