Pertamina JBB Latih Warga Kelola Urban Farming, Dorong Pangan Lokal dan Lingkungan Lestari

Pertamina JBB latih Kelompok Saung urban farming di bantaran Ciliwung.

POJOKJABAR.com, Jakarta — PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) Halim Perdanakusuma menggelar pelatihan urban farming bagi Kelompok Siaga Air Ciliwung (Saung) di Cawang, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (4/8).


Program ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengelola lahan terbatas menjadi sumber pangan produktif sekaligus menjaga lingkungan bantaran sungai.

Sebanyak 20 anggota Kelompok Saung mendapat pendampingan dari Kelompok Tani Cibubur Mandiri yang membawakan materi seputar pencampuran media tanam, teknik menanam kangkung dan pakcoy di polybag, perhitungan bibit ideal, hingga cara mengatur jadwal penyiraman yang efektif.

Pelatihan tidak hanya berupa teori. Peserta juga langsung praktik menanam sayuran di polybag dan lahan sekitar Sungai Ciliwung, yang sekaligus menjadi langkah rehabilitasi lingkungan pascabanjir.


Siti Maryati, salah satu peserta, mengaku pelatihan ini membuka wawasan baru.

“Kegiatan ini sangat bermakna bagi kami. Selain memperoleh pengetahuan teori, kami juga langsung mempraktikkan menanam sayur. Pengalaman ini membuka wawasan baru dan membangkitkan semangat, terutama bagi kami yang sebelumnya lebih fokus pada pengelolaan sampah anorganik,” katanya.

Peserta lain, Eza, menambahkan, “Selain membantu ketahanan pangan, urban farming juga berkontribusi besar dalam menjaga kualitas udara dan lingkungan. Kami sangat antusias untuk terus belajar dan menerapkan ilmu ini.”

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional JBB, Susanto August Satria, menegaskan bahwa pelatihan ini adalah bentuk komitmen perusahaan dalam pemberdayaan masyarakat dan pelestarian lingkungan.

“Pelatihan ini merupakan investasi jangka panjang untuk masa depan yang berkelanjutan. Kami berharap masyarakat semakin mandiri secara ekonomi dan mampu menjaga ketahanan pangan lokal. Dengan keterampilan urban farming, kami ingin menciptakan ekosistem yang saling mendukung demi generasi mendatang,” jelasnya.

Program ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 13 tentang Penanganan Perubahan Iklim melalui penghijauan bantaran sungai, serta SDG 2 Tanpa Kelaparan lewat penguatan ketahanan pangan lokal.

Pelatihan urban farming ini menjadi langkah awal bagi Kelompok Saung untuk berkontribusi pada ketahanan pangan sekaligus menjaga lingkungan.

Pertamina JBB berkomitmen melanjutkan sinergi dengan masyarakat, menciptakan ekosistem yang berdaya, lestari, dan bermanfaat jangka panjang.***