Skip to content
Pojok Jabar
Rabu, 7 Oktober 2026

Geger! Batu Bata Diduga Kuno Ditemukan di Sawah Karawang, Warga Minta Tim Arkeolog Turun Tangan

, · 15:34 WIB ·
Sejumlah batu bata yang ditemukan warga di lokasi Keramat Bata, Desa Lemah Duhur, Kecamatan Tempuran, Karawang, diharapkan dapat diteliti lebih lanjut oleh tim ahli.(Pojoksatu/Rohendi)

POJOKJABAR.COM, KARAWANG – Warga Desa Lemah Duhur, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Karawang digegerkan dengan temuan batu bata di lokasi yang dikenal sebagai “Keramat Bata”.

Advertisement

Temuan ini memunculkan harapan agar lokasi tersebut diteliti lebih lanjut oleh tim ahli dan dapat dikembangkan menjadi objek wisata sejarah maupun religi.

Salah satu Tokoh Masyarakat Benni Burhani mengungkapkan, motivasi utama dibukanya informasi ini adalah karena bentuk batu bata yang ditemukan mirip dengan peninggalan kuno.

“Berharap pemerintah bisa turun tangan mendatangkan tim untuk melakukan penyelidikan dan penelitian terkait batu bata yang ada di Keramat Bata Desa Lemah Duhur ini,” ujarnya.

Advertisement

Benni berharap, ke depan lokasi Keramat Bata dapat menjadi salah satu destinasi wisata yang mengangkat nilai-nilai budaya dan sejarah yang ada di Desa Lemah Duhur.

“Ke depannya bisa menjadi objek wisata atau wisata religi, dan mengangkat nilai-nilai kebudayaan yang ada di Desa Lemah Duhur,” tambahnya.

Menurut keterangan Dayat petani yang selama ini menggarap sawah di lokasi tersebut, ia membenarkan adanya batu bata di lahannya.

“Di sawah yang saya urus memang ada batu bata,” jelas Dayat.

Pernyataan petani penggarap ini memperkuat dugaan warga bahwa lokasi Keramat Bata menyimpan nilai sejarah.

Benni juga mencontohkan keberhasilan ekskavasi di Batujaya sebagai referensi. Jika penelitian dilakukan secara serius, bukan tidak mungkin Keramat Bata akan menjadi situs baru yang menambah khazanah sejarah Karawang.

Hingga saat ini, Benni masih menunggu respon dan perhatian dari Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang, khususnya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata serta tim arkeolog untuk melakukan kajian dan penelitian lebih mendalam terhadap temuan tersebut.

Dengan adanya temuan ini, masyarakat Lemah Duhur berharap warisan budaya lokal tidak hanya terjaga, tetapi juga dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian dan pariwisata di wilayah Tempuran.

Ditulis oleh Ega Nugraha