Keren! Warga Kedungsalam Karawang Sulap Galon Bekas Jadi Lampu Hias dan Pot Tanaman

Deretan galon bekas yang disulap menjadi pot tanaman dan kap lampu menghiasi jalan lingkungan RW 07 Kedungsalam, Karawang Timur.

POJOKJABAR.com, KARAWANG – Kreativitas warga RW 07 Kampung Kedungsalam, Kelurahan Plawad, Kecamatan Karawang Timur, patut diacungi jempol.


Melalui semangat gotong royong, warga berhasil menyulap galon air mineral bekas menjadi pot tanaman sekaligus kap lampu yang mempercantik lingkungan tempat tinggal mereka.

Kini, suasana kampung terlihat lebih hijau, bersih, dan terang, terutama saat malam hari.

Sepanjang jalan lingkungan, deretan galon bekas yang dicat dan ditata rapi tampak menghiasi sisi jalan. Sebagian digunakan sebagai pot tanaman, sementara lainnya dimanfaatkan sebagai pelindung lampu penerangan.


Saat malam tiba, cahaya lampu yang memancar dari dalam galon menciptakan suasana hangat dan menarik perhatian warga maupun pengunjung yang melintas.

Ketua RW 07 Kedungsalam, H. Nurjen, mengatakan penataan lingkungan tersebut dilakukan secara swadaya oleh masyarakat.

Menurutnya, ide tersebut muncul dari keinginan bersama untuk menciptakan lingkungan yang nyaman, indah, dan aman tanpa harus mengeluarkan biaya besar.

“Semua ini hasil kerja sama warga. Kami memanfaatkan galon bekas yang sudah tidak terpakai menjadi pot tanaman dan kap lampu. Alhamdulillah hasilnya bisa membuat lingkungan terlihat lebih rapi dan nyaman,” ujar H. Nurjen.

Ia menambahkan, keberhasilan program tersebut tidak lepas dari kekompakan warga, mulai dari pengurus RT dan RW, tokoh masyarakat hingga para pemuda Karang Taruna yang ikut turun tangan dalam proses pengerjaan.

Perubahan lingkungan di RW 07 Kedungsalam pun mendapat apresiasi dari berbagai pihak.

Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Plawad, Hendra Wijaya, mengaku kagum dengan semangat warga yang mampu mengubah barang bekas menjadi fasilitas yang bermanfaat.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif Ketua RW, RT, Karang Taruna, dan seluruh masyarakat yang bersama-sama menata lingkungan. Ini menjadi contoh positif bagi wilayah lain,” kata Hendra.

Tak hanya mempercantik lingkungan, warga juga berupaya meningkatkan keamanan kawasan secara mandiri.

Selain memasang lampu penerangan swadaya, warga berencana memperkuat pengawasan lingkungan melalui pemasangan kamera CCTV di sekitar area jembatan dan titik-titik strategis lainnya.

Menurut Hendra, langkah tersebut menjadi bukti bahwa masyarakat mampu membangun lingkungannya secara mandiri jika didukung semangat kebersamaan dan kepedulian.

“Kami sangat mengapresiasi semangat gotong royong warga. Lingkungan menjadi lebih tertata, terang, dan aman untuk masyarakat,” ujarnya.

Inisiatif warga RW 07 Kedungsalam ini menjadi bukti bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berinovasi.

Dengan kreativitas dan kebersamaan, barang bekas yang selama ini dianggap tidak berguna dapat disulap menjadi fasilitas yang bermanfaat sekaligus mempercantik lingkungan.

Langkah sederhana tersebut kini menjadi inspirasi bagi banyak warga di Karawang untuk lebih peduli terhadap kebersihan, keindahan, dan keamanan lingkungan tempat tinggal mereka. (Rohendi/Pojokjabar)