Kapolres Karawang Terjun Langsung Amankan Konvoi Ribuan Bobotoh

Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah menyapa Bobotoh di Alun-Alun Karawang saat perayaan juara Persib Bandung, Sabtu malam.

POJOKJABAR.com, KARAWANG – Euforia kemenangan Persib Bandung usai memastikan gelar juara BRI Super League 2025/2026 menggema hingga ke Kabupaten Karawang, Sabtu (23/5/2026) malam. Ribuan Bobotoh turun ke jalan memadati sejumlah titik pusat kota, terutama kawasan Alun-Alun Karawang yang menjadi pusat perayaan kemenangan Maung Bandung.


Di tengah lautan biru dan gemuruh yel-yel kemenangan, Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah memilih turun langsung menemui massa suporter. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan suasana tetap aman sekaligus memberi pesan humanis kepada masyarakat yang tengah larut dalam kebahagiaan.

Tidak terlihat pendekatan represif dalam pengamanan malam itu. Mengenakan seragam dinas lengkap, AKBP Fiki berjalan menyusuri kerumunan Bobotoh, menyapa masyarakat, berbincang dengan koordinator lapangan, hingga memberikan imbauan secara langsung melalui pengeras suara.

Kehadiran Kapolres di tengah massa mendapat respons positif dari para suporter. Banyak Bobotoh memilih bersalaman dan mendengarkan imbauan yang disampaikan aparat kepolisian dengan suasana santai namun penuh kewaspadaan.


“Kami mengapresiasi dan ikut merasakan kebahagiaan luar biasa dari rekan-rekan Bobotoh malam ini. Persib juara adalah prestasi yang membanggakan. Namun, kami mengetuk hati seluruh masyarakat dan suporter, mari kita buktikan bahwa pendukung Persib di Karawang adalah suporter yang tertib dan cinta damai,” ujar AKBP Fiki N. Ardiansyah di sela pengamanan Alun-Alun Karawang.

Perayaan juara Persib memang menjadi momen emosional bagi masyarakat Jawa Barat, termasuk warga Karawang. Sejak peluit akhir pertandingan berbunyi, konvoi kendaraan mulai memenuhi jalan protokol. Bendera Persib berkibar di berbagai sudut kota, sementara klakson kendaraan dan nyanyian Bobotoh menggema hingga malam larut.

Meski demikian, pihak kepolisian menegaskan bahwa kebahagiaan tidak boleh berubah menjadi gangguan ketertiban umum. Karena itu, pendekatan persuasif dipilih agar masyarakat tetap bisa merayakan kemenangan tanpa memicu kericuhan maupun kecelakaan lalu lintas.

Dalam imbauannya, Kapolres Karawang menyampaikan lima poin penting yang harus dipatuhi masyarakat selama merayakan kemenangan Persib.

Pertama, Bobotoh diminta merayakan kemenangan dengan santun dan tidak melakukan tindakan provokatif yang berpotensi menimbulkan konflik dengan kelompok lain.

Kedua, masyarakat diminta menghindari konvoi ugal-ugalan di jalan raya. Polisi mengingatkan pentingnya mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan helm, dan tidak memakai knalpot brong yang dapat mengganggu kenyamanan warga.

Ketiga, warga yang menggelar acara nonton bareng atau nobar diimbau segera membubarkan diri secara tertib setelah perayaan selesai agar tidak mengganggu masyarakat sekitar.

Keempat, Kapolres menegaskan larangan penggunaan flare maupun petasan di area publik. Selain berbahaya, penggunaan flare juga dinilai berpotensi memicu kebakaran serta merusak fasilitas umum.

Kelima, masyarakat diminta menjaga kebersihan dan fasilitas Alun-Alun Karawang yang merupakan ikon kota dan ruang publik kebanggaan bersama.

“Alun-Alun ini milik kita bersama. Mari dijaga kebersihan dan fasilitasnya agar tetap nyaman digunakan masyarakat,” kata Kapolres.

Pendekatan humanis yang dilakukan aparat kepolisian dinilai efektif menjaga suasana tetap kondusif. Hingga malam berlangsung, situasi di pusat Kota Karawang terpantau aman dan terkendali meski dipadati ribuan suporter.

Petugas gabungan dari kepolisian, TNI, Satpol PP, hingga dinas terkait masih terus melakukan patroli dialogis di sejumlah ruas jalan protokol guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan kemacetan.

Sejumlah warga juga mengapresiasi langkah Kapolres yang memilih hadir langsung di tengah masyarakat dibanding hanya melakukan pengamanan dari kejauhan. Kehadiran aparat secara humanis dinilai membuat suasana lebih cair dan mencegah potensi gesekan.

Momentum kemenangan Persib kali ini tidak hanya menjadi pesta olahraga, tetapi juga ujian kedewasaan suporter dalam merayakan keberhasilan tim kebanggaan mereka. Polisi berharap euforia kemenangan dapat menjadi contoh bahwa perayaan besar tetap bisa berlangsung aman tanpa aksi anarkis.

Hingga berita ini ditulis, arus kendaraan di sekitar Alun-Alun Karawang masih dipadati konvoi Bobotoh, namun situasi secara umum tetap terkendali di bawah pengawasan aparat keamanan. (Ega Nugraha/Pojoksatu)