Remaja 15 Tahun Ditemukan Tewas di Bantaran Sungai Citarum Karawang, Polisi Selidiki Luka di Leher Korban

Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP penemuan mayat pelajar di bantaran Sungai Citarum, Batujaya, Karawang.

POJOKJABAR.com, KARAWANG – Warga Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang digegerkan dengan penemuan mayat seorang remaja laki-laki di bantaran Sungai Citarum, Senin (11/5/2026).


Korban diketahui berinisial AF (15), seorang pelajar asal Desa Telukbango, Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang.

Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah melalui Kasi Humas IPDA Cep Wildan mengatakan, pihak kepolisian langsung bergerak cepat setelah menerima laporan dari warga terkait penemuan mayat tersebut.

“Setelah menerima laporan dari masyarakat, anggota Pamapta Polres Karawang bersama personel Polsek Batujaya dan Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Karawang langsung menuju lokasi guna melakukan olah TKP serta penanganan lebih lanjut,” ujar IPDA Cep Wildan.


Korban pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Obang Sobari sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu saksi sedang mencari jantung pisang di sekitar bantaran Sungai Citarum.

Namun saksi terkejut ketika melihat sesosok tubuh laki-laki dalam posisi telungkup di bawah tanggul sungai.

Penemuan tersebut kemudian segera dilaporkan kepada aparat desa dan diteruskan ke pihak kepolisian.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan luka pada bagian leher.

Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke RSUD Karawang guna menjalani pemeriksaan luar dan autopsi untuk memastikan penyebab kematian.

Dari keterangan pihak keluarga, sebelum ditemukan meninggal dunia, korban diketahui sempat berpamitan untuk menonton pertandingan sepak bola Persib Bandung melawan Persija Jakarta pada Minggu (10/5/2026).

Korban pergi menggunakan sepeda motor Yamaha NMAX warna merah.

Namun hingga sore hari, korban tidak kunjung pulang ke rumah. Pihak keluarga juga mengaku kehilangan kontak karena telepon seluler korban sudah tidak dapat dihubungi.

Keluarga mulai merasa khawatir setelah korban tidak memberikan kabar hingga malam hari.

Keesokan harinya, kabar duka datang setelah warga menemukan tubuh korban di bantaran Sungai Citarum.

Hingga kini, Satreskrim Polres Karawang bersama Polsek Batujaya masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban.

Polisi juga tengah mengumpulkan sejumlah keterangan saksi serta barang bukti di lokasi kejadian.

“Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab kejadian ini. Kami mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi dan menyerahkan sepenuhnya proses penanganan kepada pihak kepolisian,” kata IPDA Cep Wildan.

Kasus penemuan mayat pelajar tersebut pun menjadi perhatian warga sekitar karena terjadi di area bantaran Sungai Citarum yang relatif sepi.

Sejumlah warga tampak mendatangi lokasi setelah kabar penemuan mayat menyebar luas.

Peristiwa ini juga memunculkan keprihatinan masyarakat terhadap keselamatan remaja yang beraktivitas hingga malam hari.

Polisi memastikan proses penyelidikan akan dilakukan secara profesional, termasuk menelusuri aktivitas terakhir korban sebelum ditemukan meninggal dunia.

Sementara itu, pihak keluarga berharap kasus tersebut segera terungkap agar penyebab kematian korban dapat diketahui secara jelas.

Jenazah korban saat ini masih berada di RSUD Karawang untuk proses pemeriksaan medis lebih lanjut sebelum diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

Pihak kepolisian meminta masyarakat yang mengetahui informasi terkait aktivitas korban sebelum kejadian agar segera melapor guna membantu proses penyelidikan.

Kasus ini masih terus dikembangkan oleh Satreskrim Polres Karawang. (Ega Nugraha/Pojokjabar)