POJOKJABAR.com, KARAWANG – Respons cepat aparat kepolisian bersama warga membuahkan hasil. Seorang gadis penyandang tunarungu bernama Vina yang sempat terlantar di wilayah Karawang akhirnya berhasil dipulangkan dengan selamat ke pangkuan keluarganya di Kabupaten Subang.
Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah melalui Kasi Humas IPDA Cep Wildan menjelaskan, Vina pertama kali ditemukan warga dalam kondisi seorang diri tanpa identitas yang jelas. Karena merasa khawatir, warga kemudian mengamankan gadis tersebut dan membawanya ke Polsek Kotabaru agar mendapatkan perlindungan serta penanganan lebih lanjut dari pihak kepolisian.
Menurut IPDA Cep Wildan, langkah cepat langsung dilakukan setelah laporan diterima. Polisi bergerak bersama aparatur desa dan relawan sosial untuk mengidentifikasi korban sekaligus menelusuri keberadaan keluarganya.
“Begitu menerima informasi dari masyarakat, anggota kami langsung bergerak bersama aparatur desa dan relawan sosial untuk melakukan identifikasi dan penelusuran keluarga korban. Ciri-ciri korban juga segera kami sebar melalui berbagai saluran komunikasi, termasuk media sosial dan jaringan warga,” ujar IPDA Cep Wildan.
Upaya tersebut membuahkan hasil dalam waktu singkat. Pada Senin, 4 Mei 2026, keluarga Vina datang langsung ke Polsek Kotabaru setelah menerima informasi mengenai keberadaan anggota keluarganya yang sempat hilang.
Dari hasil pendataan petugas, Vina diketahui berasal dari Kampung Songgom, Desa Tanjung, Kecamatan Surian, Kabupaten Subang, Jawa Barat.
Pihak kepolisian memastikan proses penyerahan Vina kepada keluarga dilakukan secara humanis. Selain memastikan kondisi korban aman dan sehat, petugas juga memberikan pendampingan penuh selama proses penjemputan berlangsung.
IPDA Cep Wildan menegaskan, keselamatan korban menjadi prioritas utama selama proses penanganan. Karena itu, polisi memastikan Vina berada dalam kondisi baik sebelum akhirnya dipulangkan kepada keluarganya.
Meski korban telah kembali ke keluarganya, polisi belum menghentikan penanganan kasus tersebut. Saat ini, jajaran Polres Karawang masih melakukan pendalaman untuk menelusuri kemungkinan adanya pihak yang membawa Vina hingga berada di wilayah Karawang.
Penyelidikan dilakukan guna memastikan apakah terdapat unsur pelanggaran hukum dalam peristiwa tersebut. Polisi menegaskan akan menindaklanjuti seluruh informasi yang berkembang demi memberikan rasa aman kepada masyarakat.
“Kami masih mendalami seluruh informasi yang ada untuk memastikan apakah ada unsur pelanggaran hukum dalam kejadian ini. Jika ditemukan unsur pidana, tentu akan kami proses sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.
Kapolres Karawang melalui Kasi Humas juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah berperan aktif membantu proses penemuan dan pelaporan. Menurutnya, kepedulian warga menjadi faktor penting sehingga Vina dapat segera ditemukan dan dipulangkan dengan selamat.
Kolaborasi cepat antara warga, aparat desa, relawan sosial, dan kepolisian dinilai menjadi kunci keberhasilan dalam penanganan kasus tersebut. Berkat kepedulian bersama, Vina kini telah kembali ke tengah keluarganya dalam keadaan selamat.
Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya kepedulian sosial di tengah masyarakat. Respons cepat warga saat menemukan seseorang dalam kondisi rentan terbukti sangat membantu proses perlindungan dan penyelamatan.
Polres Karawang pun mengimbau masyarakat agar tidak ragu segera melapor kepada aparat apabila menemukan orang terlantar, anak terpisah dari keluarga, atau warga dengan kondisi khusus yang membutuhkan pertolongan.
Langkah cepat pelaporan dinilai dapat mempercepat penanganan dan mencegah risiko yang lebih besar, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, perempuan, lansia, dan penyandang disabilitas.
Dengan sinergi antara masyarakat dan aparat, upaya perlindungan terhadap warga yang membutuhkan bantuan dapat dilakukan lebih cepat, tepat, dan aman. (Ega Nugraha/Pojokjabar)