POJOKJABAR.com, KARAWANG – Komitmen memperkuat ekonomi kerakyatan terus ditunjukkan TNI AD melalui penguatan kelembagaan desa. Kodim 0604/Karawang bersama Tim Supervisi Kodam III/Siliwangi bergerak cepat mengakselerasi pembentukan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Karawang, Senin (27/4/2026).
Langkah ini menjadi bagian penting dari strategi penguatan ekonomi berbasis masyarakat desa, sekaligus bentuk nyata keterlibatan TNI dalam mendukung kemandirian ekonomi rakyat dari tingkat bawah.
Tim supervisi dari Kodam III/Siliwangi dipimpin langsung Kapoksahli Pangdam III/Siliwangi, Brigjen TNI Roberson Ismail, S.I.P., M.S.I.M.M. Kehadiran rombongan disambut Dandim 0604/Karawang, Letkol Inf Naryanto, di Markas Kodim 0604/Karawang.
Dalam agenda tersebut, Dandim memaparkan perkembangan pembentukan dan kesiapan operasional Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih di sejumlah wilayah binaan, termasuk progres kelembagaan, kesiapan pengurus, hingga skema penguatan usaha koperasi di tingkat desa.
Menurut Letkol Inf Naryanto, KDKMP bukan sekadar wadah administratif, melainkan instrumen penting dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat desa secara berkelanjutan.
“Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih bukan sekadar organisasi, tetapi wadah strategis bagi masyarakat untuk berdaulat secara ekonomi. Kami di Kodim 0604/Karawang memastikan percepatan pembentukan dan operasional koperasi berjalan transparan, tepat sasaran, dan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” ujar Letkol Inf Naryanto.
Pernyataan itu menegaskan bahwa keberadaan KDKMP diposisikan sebagai motor penggerak ekonomi rakyat yang bertumpu pada kekuatan kolektif masyarakat desa.
Usai paparan di Makodim, Tim Supervisi Kodam III/Siliwangi melanjutkan peninjauan lapangan ke dua desa yang menjadi fokus pengembangan koperasi, yakni Desa Cilewo dan Desa Ciwulan di Kecamatan Telagasari, Kabupaten Karawang.
Di dua titik tersebut, tim melihat langsung sejauh mana kesiapan infrastruktur pendukung, tata kelola kelembagaan, hingga manajemen koperasi yang tengah dibangun bersama unsur masyarakat setempat.
Supervisi lapangan juga menyoroti kesiapan para pengurus koperasi desa, dukungan aparatur pemerintahan desa, serta keterlibatan aktif Babinsa dalam mendampingi proses pembentukan koperasi dari awal hingga siap berjalan.
Keterlibatan Babinsa dinilai menjadi elemen penting dalam memastikan proses pendampingan berjalan efektif, terutama dalam menjembatani kebutuhan masyarakat dengan arah kebijakan program yang telah disusun.
Tidak hanya meninjau secara administratif, Tim Supervisi juga memberikan arahan teknis agar koperasi yang dibentuk tidak berhenti pada aspek formalitas, tetapi benar-benar menjadi lembaga ekonomi produktif yang mampu menopang kebutuhan dasar masyarakat desa.
Dalam rombongan tersebut hadir pula Pamen Ahli Bidang Ekonomi Kodam III/Siliwangi, Kolonel Inf Oni Kristiyono Goendong, serta Kolonel Inf Dikdik Sadikin yang turut memberikan penguatan teknis terkait pengembangan usaha koperasi.
Keduanya menekankan pentingnya koperasi desa memiliki model usaha yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, mulai dari distribusi bahan pokok, penguatan UMKM desa, hingga penciptaan ekosistem ekonomi lokal yang berkelanjutan.
Pendekatan ini dinilai penting agar koperasi tidak hanya berdiri sebagai simbol program, melainkan mampu menjadi instrumen nyata dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat desa.
Program Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih sendiri dirancang sebagai model kolaboratif antara unsur TNI, pemerintah desa, dan masyarakat. Kolaborasi ini menjadi fondasi penting dalam membangun ekonomi desa yang tangguh, inklusif, dan mandiri.
Melalui pola pendampingan yang terstruktur, TNI berupaya memastikan koperasi desa mampu tumbuh dengan sistem manajemen yang sehat, akuntabel, serta berorientasi pada kebutuhan riil masyarakat.
Kodam III/Siliwangi melihat Karawang sebagai wilayah strategis untuk pengembangan model koperasi desa berbasis ketahanan ekonomi rakyat. Selain memiliki potensi desa yang kuat, Karawang juga dinilai memiliki struktur sosial yang mendukung pengembangan ekonomi gotong royong.
Karena itu, percepatan KDKMP di wilayah ini diharapkan mampu menjadi percontohan bagi desa-desa lain dalam membangun sistem ekonomi kerakyatan yang kokoh.
Supervisi yang dilakukan bukan hanya sebatas monitoring, tetapi juga menjadi bagian dari evaluasi lapangan untuk memastikan setiap tahapan pembentukan koperasi berjalan sesuai arah kebijakan dan kebutuhan masyarakat.
Hasil evaluasi tersebut nantinya akan menjadi dasar penyempurnaan draf kerja, penguatan pendampingan, serta langkah percepatan operasional koperasi di wilayah Kodim 0604/Karawang.
Dengan pengawasan langsung dari Tim Supervisi Kodam III/Siliwangi, Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih di Desa Cilewo dan Desa Ciwulan diharapkan segera memasuki tahap operasional penuh.
Ketika koperasi mulai berjalan optimal, masyarakat desa diharapkan tidak hanya memperoleh akses ekonomi yang lebih baik, tetapi juga memiliki ruang lebih luas untuk tumbuh mandiri melalui kekuatan usaha bersama.
Langkah Kodam III/Siliwangi dan Kodim 0604/Karawang ini sekaligus menegaskan bahwa penguatan ekonomi kerakyatan tidak cukup hanya melalui kebijakan, tetapi harus hadir dalam pendampingan nyata di lapangan.
Dari desa, penguatan ekonomi nasional dibangun. Dan dari koperasi, kemandirian rakyat mulai ditegakkan. (Rohendi/Pojokjabar)