POJOKJABAR.com, KARAWANG – Polres Karawang mengumpulkan ratusan pengemudi ojek online (ojol) di Bundaran Mega Mall Karawang, Jalan Ahmad Yani, Jumat (13/2/2026). Mereka diberi sosialisasi terkait pertolongan pertama saat menemukan korban kecelakaan lalu lintas.
Kapolres Karawang AKBP Fiki Novian Ardiansyah mengatakan, komunitas ojol merupakan pengguna jalan yang setiap hari berada di lapangan. Dalam banyak kasus, mereka kerap menjadi pihak pertama yang mengetahui adanya kecelakaan maupun tindak pidana.
“Rekan-rekan ojol ini setiap hari di jalan. Saat ada kejadian, mereka sering kali lebih dulu mengetahui dibandingkan kami yang jumlah personelnya terbatas,” kata Fiki.
Dalam kegiatan tersebut, polisi memberikan edukasi dasar penanganan awal korban kecelakaan. Mulai dari mengamankan lokasi kejadian agar tidak membahayakan pengguna jalan lain, memastikan kondisi korban, hingga segera menghubungi polisi melalui layanan 110 dan tenaga medis.
Fiki menegaskan, materi yang diberikan hanya sebatas penanganan awal dan bukan tindakan medis yang memerlukan keahlian khusus.
“Intinya bagaimana memberikan pertolongan pertama dengan benar sebelum petugas datang,” ujarnya.
Ia menyebut, jumlah pengemudi ojol di Karawang mencapai sekitar 1.250 orang. Namun karena keterbatasan tempat, kegiatan kali ini diikuti sekitar 100 orang perwakilan dari masing-masing platform.
Kegiatan serupa, lanjut Fiki, digelar serentak di seluruh wilayah jajaran Polda Jawa Barat sebagai upaya meningkatkan keselamatan berlalu lintas sekaligus memperkuat sinergi antara polisi dan komunitas ojol.
Menurutnya, selama ini pihaknya cukup terbantu dengan informasi awal dari para pengemudi ojol terkait berbagai kejadian di lapangan.
“Dalam beberapa peristiwa, informasi awal justru kami terima dari rekan-rekan ojol,” katanya. (Ega Nugraha/Pojoksatu)