Peringati Hari Sungai Nasional 2026, Pertamina dan Peternak Bandung Kolaborasi Olah Limbah Sapi

POJOKJABAR.com, Bandung — Kawasan Bandung Utara tak hanya dikenal sebagai sentra peternakan sapi perah, tetapi juga memiliki tantangan tersendiri dalam menjaga kelestarian lingkungan.


Limbah peternakan yang tak terkelola kerap menjadi ancaman bagi kualitas air sungai, khususnya di wilayah hulu.

Menjawab tantangan tersebut, PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) Husein Sastranegara berkolaborasi dengan masyarakat setempat.

Lewat gerakan Mitra Nyaah ka Parahyangan atau yang berarti “Peduli Bumi Parahyangan”, mereka menginisiasi aksi nyata untuk menjaga kualitas air di Hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Cikapundung secara berkelanjutan.


Salah satu fokus utamanya terwujud dalam gerakan Mitra Nyaah ka Cai (“Peduli Air”).

Lewat program ini, para peternak sapi berkomitmen mengolah kotoran ternak menjadi energi terbarukan berupa biogas dan pupuk organik melalui fasilitas biodigester.

Saat ini, sebanyak tujuh peternak mengolah limbah dari 36 ekor sapi perah.

Dengan potensi kotoran mencapai sekitar 625 kilogram per hari, limbah tersebut kini disulap menjadi biogas sebagai energi alternatif pengganti bahan bakar fosil.

Tak berhenti di situ, slurry atau sisa olahan biodigester dimanfaatkan oleh Kelompok Motekar sebagai bahan baku pupuk organik.

Pupuk ini turut mendukung operasional UMKM olahan susu Milksuka sekaligus mencegah pencemaran di Hulu DAS Cikapundung.

Langkah ini mendapat sambutan hangat dari warga setempat.

Ketua RW 08 Kampung Sukaluyu, Kusnaedi, mengapresiasi kolaborasi erat antara Pertamina dan masyarakat dalam menjaga ekosistem sungai hulu.

“Kami mengucapkan Selamat Hari Sungai Nasional 2026. Mitra Nyaah ka Cai menjadi langkah nyata dalam membangun kesadaran peternak untuk mengelola limbah secara bertanggung jawab demi menjaga kualitas air bagi masyarakat Kampung Sukaluyu hingga Bandung Raya,” ujar Kusnaedi.

Untuk memastikan program berjalan optimal, PT Pertamina Patra Niaga Regional JBB AFT Husein Sastranegara turut menyerahkan bantuan sarana pendukung.

Bantuan tersebut meliputi fasilitas biodigester, peralatan produksi pupuk organik, hingga ember pengangkut limbah agar proses pengumpulan dan pengolahan kotoran sapi berlangsung lebih efektif, higienis, dan berkelanjutan.

Dampak positif dari program ini dirasakan langsung oleh peternak lokal.

Sri Suwarni, peternak sapi yang juga menjadi bagian dari Mitra Nyaah ka Cai, mengaku kehidupannya jauh lebih terbantu sejak rutin menyetorkan kotoran sapi ke unit pengolahan.

“Dengan adanya fasilitas biogas dan unit produksi pupuk organik, kami jadi lebih mudah mengelola limbah peternakan. Kotoran sapi yang sebelumnya belum termanfaatkan kini bisa diolah menjadi biogas untuk kebutuhan memasak. Selain kandang lebih bersih, kami juga ikut berkontribusi menjaga lingkungan,” ungkap Sri.

Di sisi lain, pihak manajemen Pertamina menegaskan bahwa gerakan ini merupakan wujud kepedulian jangka panjang terhadap lingkungan hulu yang dampaknya akan dirasakan hingga ke hilir.

Pjs. Area Manager Communication, Relations & CSR Regional JBB PT Pertamina Patra Niaga, Reno Fri Daryanto, menyampaikan bahwa gerakan Mitra Nyaah ka Cai merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong pengelolaan limbah peternakan yang berkelanjutan.

“Melalui gerakan Mitra Nyaah ka Cai, Pertamina tidak hanya membangun sarana pengelolaan limbah, tetapi juga mendorong masyarakat menjadi bagian dari solusi dalam menjaga kualitas air di kawasan hulu demi manfaat yang berkelanjutan bagi Bandung Raya,” jelas Reno.

Program Nyaah ka Parahyangan ini juga selaras dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama dalam poin air bersih dan sanitasi, energi bersih, pertumbuhan ekonomi, konsumsi dan produksi bertanggung jawab, penanganan perubahan iklim, serta kelestarian ekosistem darat.

Bertepatan dengan peringatan Hari Sungai Nasional 2026, kolaborasi ini diharapkan terus berkembang menjadi inspirasi gerakan lingkungan di wilayah Bandung Raya.***