POJOKJABAR.COM, KARAWANG — Melon Sweet Lavender menjadi salah satu varietas melon premium yang menarik perhatian saat Bili Suwandi berkunjung ke farm di Karang Tengah, RT 012/RW 003, Kelurahan Plawad, Kecamatan Karawang Timur. Selasa (25/8/2026).
Sweet Lavender dikenal memiliki karakter berbeda dari melon pada umumnya, terutama dari rasa dan teksturnya. Buah ini memiliki bentuk bulat lonjong, kulit berwarna kuning-oranye atau golden dengan jaring tipis, serta daging berwarna oranye muda.
Billi Suwandi menilai karakter tersebut menjadi daya tarik tersendiri dari Sweet Lavender.
“Sweet Lavender ini menarik karena rasanya manis, teksturnya renyah dan berair. Jadi saat dimakan ada sensasi crunchy yang berbeda,” ujar Billi.
Selain rasa, melon ini juga dikenal memiliki kemanisan relatif tinggi. Kadar gula Sweet Lavender disebut dapat berada di kisaran 15–17 Brix, meski hasilnya dapat berbeda tergantung varietas dan kondisi budidaya.
“Daging buahnya juga menarik, warnanya oranye dan aromanya harum. Kalau kualitas seperti ini bisa konsisten, tentu punya peluang untuk diminati masyarakat,” katanya.
Dari sisi budidaya, Sweet Lavender relatif cepat dipanen, yakni sekitar 60–75 hari setelah tanam, tergantung kondisi tanaman dan teknik perawatan. Bobot buah umumnya berada di kisaran 2–3 kilogram per buah.
Menurut Bili, pengembangan melon premium tidak hanya berkaitan dengan menghasilkan buah, tetapi juga menjaga kualitas agar memiliki nilai tambah bagi petani.
“Yang paling penting bukan hanya menghasilkan buah, tetapi bagaimana kualitasnya tetap bagus dan bisa memberikan nilai tambah bagi petani,” ujarnya.
Kehadiran Sweet Lavender di farm Karang Tengah Plawad menjadi salah satu contoh pengembangan komoditas hortikultura dengan mengedepankan kualitas buah dan peluang pasar.
Selain Sweet Lavender, terdapat pula varian melon premium lainya : Fujisawa, The blues (Hami hijau) yang memiliki karakteristik serupa dan menjadi bagian dari perkembangan melon premium yang mulai mendapat perhatian konsumen.