POJOKJABAR.com, Tasikmalaya – Kesadaran menjaga kebersihan lingkungan kini kian tumbuh dari lingkup terkecil: rumah tangga.
Menguatkan kebiasaan positif tersebut, Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) melalui Fuel Terminal (FT) Tasikmalaya menggandeng mitra binaan Bank Sampah Resik Sauyunan membagikan sarana pengelolaan sampah bagi warga RW 03, Kelurahan Sukanagara, Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya, Sabtu (16/8).
Bantuan yang disalurkan meliputi 47 unit tempat sampah dan satu unit gerobak angkut.
Tak sekadar menyerahkan fisik bantuan, kegiatan ini diimbangi dengan edukasi langsung mengenai teknis pemilahan sampah organik dan anorganik sejak dari area dapur rumah warga.
Eksistensi Bank Sampah Resik Sauyunan sendiri telah berjalan sejak 2024 di bawah naungan program Katasik Ar-Razaq.
Digawangi 12 anggota aktif, kelompok ini konsisten mengedukasi warga sekitar. Buahnya, sebanyak 47 nasabah kini rutin berpartisipasi menukarkan sampah terpilah.
Setiap hari Sabtu, warga mengumpulkan dan memilah sampah mereka.
Dari rutinitas tersebut, sekitar 60 kilogram sampah anorganik berhasil diselamatkan setiap bulannya agar tidak berakhir begitu saja di tempat pembuangan akhir.
Sementara untuk sampah residu yang tak dapat didaur ulang, penanganannya dilanjutkan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tasikmalaya.
Perwakilan Bank Sampah Resik Sauyunan, Komarudin, mengapresiasi dukungan nyata dari Pertamina untuk gerakan lokal ini.
“Kami berterima kasih kepada Pertamina atas manfaat yang telah diberikan. Kami berharap dengan adanya dukungan ini dapat mendorong masyarakat semakin sadar dan peduli terhadap lingkungan bersih,” ujar Komarudin.
Dampak fasilitas ini pun dirasakan langsung oleh warga penerima bantuan, Anna, yang mengaku terbantu untuk memulai kebiasaan baru di rumah.
“Alhamdulillah, adanya tempat sampah ini sangat membantu kami untuk bisa memilah sampah organik dan anorganik. Semoga kebiasaan ini bisa terus dilakukan dalam keseharian warga yang lain,” ujar Anna.
Secara terpisah, Pjs. Area Manager Communication, Relation & CSR Regional JBB, Arya Yusa Dwicandra, menegaskan bahwa perubahan besar di sektor lingkungan selalu bermula dari langkah kecil di tingkat tapak.
“Melalui kolaborasi dengan Bank sampah Resik Sauyunan, kami berharap fasilitas dan juga edukasi yang telah diberikan dapat menumbuhkan budaya pengelolaan sampah yang baik sehingga menciptakan lingkungan yang sehat dan bersih,” ujar Arya.
Langkah ini sekaligus mempertegas komitmen perusahaan dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Poin 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, serta Poin 17 terkait Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui sinergi BUMN, warga, dan pemerintah daerah.***