Dari Kerajinan Eceng Gondok Hingga Produk Rajutan, UMKM Binaan Pertamina Ramaikan GBK

POJOKJABAR.com, Jakarta — Perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia di Jakarta berlangsung semarak melalui gelaran MyPertamina Pasar Rakyat di Hutan Kota Gelora Bung Karno (GBK), 16–17 Agustus 2026.


Tak hanya menghadirkan hiburan dan berbagai perlombaan, kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produknya.

PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) turut ambil bagian dengan membawa 10 mitra binaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Pada hari pertama, Minggu (16/8), suasana MyPertamina Pasar Rakyat dipadati pengunjung yang mengikuti beragam aktivitas dan perlombaan.


Kemeriahan semakin terasa dengan penampilan musik dari Band Rumah Sakit dan Band D’Masiv.

Di area UMKM, sebanyak 18 booth menghadirkan beragam produk lokal. Dari jumlah tersebut, 10 booth diisi mitra binaan Pertamina Patra Niaga Regional JBB yang berasal dari berbagai sektor usaha.

Salah satunya adalah Lentera Jiwa asal Bandung yang memanfaatkan eceng gondok sebagai bahan utama untuk menghasilkan berbagai produk kerajinan, seperti topi, tempat tisu, dan produk lainnya.

Ada pula Merajut Asa Kita yang menawarkan aneka produk rajutan, mulai dari keychain, baju, hingga berbagai kerajinan lainnya.

Yang membuat produk-produk tersebut semakin istimewa, sebagian di antaranya dibuat oleh Sahabat Jiwa atau Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

Kegiatan produksi menjadi bagian dari upaya pemberdayaan sekaligus pengembangan keterampilan agar mereka memiliki ruang untuk berkarya dan menghasilkan produk bernilai ekonomi.

Kehadiran produk-produk tersebut pun mendapat perhatian pengunjung.

Selain memperkenalkan kerajinan lokal, keikutsertaan para mitra binaan memberikan dampak langsung terhadap perkembangan usaha mereka.

Selama kegiatan berlangsung, 10 mitra binaan UMKM Regional JBB secara keseluruhan berhasil membukukan omzet lebih dari Rp160 juta dari penjualan produk kepada pengunjung.

Salah satu pelaku UMKM mitra binaan, Cipto dari Fisnack, mengapresiasi dukungan yang diberikan Pertamina terhadap perjalanan usahanya.

“Saya bangga menjadi mitra binaan Pertamina sejak tahun 2020. Saya merasa kesempatan ini merupakan bentuk apresiasi atas usaha dan perjuangan kami untuk terus berkembang sebagai UMKM,” ujar Cipto.

Kemeriahan berlanjut pada Senin (17/8), bertepatan dengan peringatan HUT ke-81 RI.

Berbagai kegiatan dan hiburan kembali digelar hingga rangkaian acara ditutup dengan penampilan Band Enau dan Band Wali.

MyPertamina Pasar Rakyat juga menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat melalui program tebus murah sembako.

Program yang berlangsung sejak hari pertama itu berhasil menyediakan 8.100 paket sembako yang ditebus pengunjung.

Hasil penjualan paket sembako tersebut selanjutnya akan didonasikan untuk membantu korban gempa di Nusa Tenggara Timur.

Pengunjung asal Jakarta, Hana, turut mengapresiasi konsep acara yang memadukan hiburan, pemberdayaan UMKM, dan kegiatan sosial.

“Acaranya seru banyak kegiatan yang bisa diikuti. Selain terhibur kami juga bisa melihat produk lokal dari UMKM serta merasakan manfaat karena ada tebus sembako murah juga,” ujar Hana.

Sementara itu, Pjs. Area Manager Communication, Relation & CSR Regional JBB, Arya Yusa Dwicandra, mengatakan keterlibatan mitra binaan UMKM dalam MyPertamina Pasar Rakyat merupakan bagian dari komitmen Pertamina untuk mendukung pertumbuhan usaha lokal.

“Kami berharap acara ini tidak hanya menjadi momentum dalam meriahkan HUT RI ke-81, tetapi juga dapat membantu UMKM binaan terus berkembang dan meningkatkan daya saing,” ujar Arya.

Melalui kegiatan tersebut, MyPertamina Pasar Rakyat tak hanya menjadi ruang perayaan kemerdekaan, tetapi juga membuka peluang bagi UMKM untuk memperluas pasar, memperkenalkan produk lokal, sekaligus memberikan manfaat sosial bagi masyarakat.***