Pesan Lurah Plawad Karawang Timur Saat Idul Fitri: Tinggalkan Perbedaan, Perkuat Silaturahmi

Lurah Nabil sampaikan pesan persatuan dan kebersamaan saat Salat Idul Fitri di Plawad, Karawang Timur.

POJOKJABAR.com, KARAWANG – Pelaksanaan Salat Idul Fitri 1447 Hijriah di Lapangan Eks KUD Kelurahan Plawad, Sabtu (21/03/2026), berlangsung khidmat dengan nuansa kebersamaan yang kental.


Momen tersebut terasa istimewa ketika Nabiyil Anzal Diaswara yang akrab disapa Lurah Nabil, naik ke podium untuk menyampaikan sambutan langsung di hadapan warga.

Kehadiran pemimpin muda ini menarik perhatian jamaah. Dengan penyampaian yang tenang dan penuh makna, ia mengajak masyarakat menjadikan Idul Fitri sebagai momentum memperkuat persatuan.

Dalam pidatonya, Nabil menekankan bahwa Idul Fitri bukan sekadar perayaan, melainkan kesempatan untuk membersihkan hati dan mempererat hubungan antarsesama.


“Kalau kemarin ada salah paham antar-tetangga, hari ini waktunya saling memaafkan. Kalau selama ini jarang bertegur sapa, mulai hari ini kita pererat kembali silaturahmi,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa kekuatan utama wilayah Plawad tidak hanya bertumpu pada pembangunan fisik, tetapi pada semangat kebersamaan atau “guyub” yang terjaga di tengah masyarakat.

Sebagai bagian dari pemerintah kelurahan, Nabil turut menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan dalam pelayanan kepada masyarakat.

“Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintahan Kelurahan Plawad, kami mengucapkan Taqabbalallahu minna wa minkum. Mohon dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya,” ungkapnya.

Ia berharap Kelurahan Plawad dapat terus berkembang menjadi lingkungan yang aman, bersih, dan nyaman bagi seluruh warga hingga generasi mendatang.

Kehadiran Lurah Nabil di podium Salat Id ini menjadi simbol kedekatan antara pemimpin dan masyarakat di wilayah Plawad, Karawang Timur. Suasana pun ditutup hangat dengan tradisi saling bermaaf-maafan antarwarga usai pelaksanaan ibadah. (Rohendi/Pojoksatu)