POJOKJABAR.COM, KARAWANG — Sektor pertanian menjadi salah satu bagian yang dikembangkan di Kompi Produksi Ketahanan Pangan Kodim 0604/Karawang, Desa Walahar, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang.
Danramil 0408/Cilamaya Kapten Arm Saprudin mengatakan, salah satu komoditas yang saat ini dikembangkan adalah cabai rawit. Budidaya tersebut dilakukan tidak hanya untuk mendukung ketahanan pangan, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran bagi prajurit.
“Di sektor pertanian ini kita menanam cabai, terutama cabai rawit. Lahan ini juga menjadi tempat untuk mendidik para prajurit agar mampu mengembangkan ketahanan pangan,” ujarnya.
Menurutnya, lahan yang digunakan untuk budidaya cabai memiliki luas sekitar 2.500 meter persegi dengan jumlah sekitar 2.000 tanaman cabai.
Ia berharap, apabila budidaya tersebut berhasil dan menghasilkan panen yang baik, sebagian hasilnya dapat dimanfaatkan untuk membantu masyarakat sekitar yang membutuhkan.
“Insyaallah kalau ini berhasil, hasilnya juga akan kami sumbangkan untuk warga sekitar yang membutuhkan,” katanya.
Selain menghasilkan komoditas pertanian, lahan tersebut juga dimanfaatkan sebagai sarana edukasi. Prajurit maupun masyarakat dapat melihat secara langsung proses penanaman dan pengelolaan tanaman cabai.
Danramil Cilamaya menyebut, kegiatan tersebut juga diharapkan menjadi bekal bagi prajurit ketika nantinya kembali ke tengah masyarakat.
“Tujuannya memberikan pengetahuan kepada prajurit, sehingga ketika sudah kembali menjadi masyarakat biasa, mereka bisa mengembangkan bidang pertanian. Selain menjanjikan, hasilnya juga cukup lumayan,” ujarnya.
Ia menambahkan, budidaya cabai tersebut bukan kali pertama dilakukan. Sebelumnya, pihaknya telah melakukan penanaman sebanyak dua kali dan saat ini kembali mengembangkan tanaman cabai di lahan produksi.
Pengembangan sektor pertanian tersebut menjadi bagian dari upaya Kodim 0604/Karawang mengoptimalkan Kompi Produksi Walahar sebagai kawasan ketahanan pangan sekaligus ruang pembelajaran bagi prajurit dan masyarakat.