Perkuat Kolaborasi, Pertamina Regional JBB Gelar Sosialisasi Kebencanaan di Zona Pemukiman Terdekat

POJOKJABAR.com, Tasikmalaya – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) melalui Fuel Terminal (FT) Tasikmalaya menggelar sosialisasi tanggap kebencanaan bagi masyarakat di zona pemukiman terdekat wilayah operasional perusahaan.


Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat mitigasi dan kesiapsiagaan bencana di Kota Tasikmalaya.

Sosialisasi dilaksanakan pada Kamis (12/2) di Gedung Serbaguna FT Tasikmalaya dan diikuti 45 peserta.

Mereka berasal dari unsur pemerintah, aparat keamanan, institusi pendidikan, serta perwakilan masyarakat di sekitar area operasional.


Sejumlah pihak turut hadir, di antaranya perwakilan Lanud Wiriadinata, Polsek Cibeureum, BPBD, SD Al-Muttaqin, SMK Angkasa, Karang Taruna Kecamatan Purbaratu, serta para ketua RW setempat.

Kegiatan juga dihadiri jajaran manajemen FT Tasikmalaya dan tim HSSE.

Dalam pemaparannya, peserta mendapatkan penjelasan mengenai operasional bisnis FT Tasikmalaya, potensi kebencanaan di wilayah Tasikmalaya, hingga langkah-langkah mitigasi yang dapat dilakukan secara terpadu.

Pejabat Sementara (PJS) Fuel Terminal Manager Tasikmalaya, Arief Samsul Bahtiar, menekankan pentingnya sinergi antara perusahaan dan masyarakat dalam menghadapi potensi risiko bencana.

“Keselamatan merupakan prioritas utama perusahaan, tidak hanya di dalam area operasional, tetapi juga bagi masyarakat sekitar. Karena itu, melalui sosialisasi ini kami ingin memperkuat pemahaman bersama terkait potensi risiko serta langkah mitigasi yang perlu dilakukan secara terkoordinasi,” ujar Arief.

Apresiasi juga datang dari Kepala Sekolah SD Al-Muttaqin, Erick Dudi.

Ia menilai kegiatan tersebut memberikan manfaat besar, terutama bagi lingkungan pendidikan yang berada di kawasan rawan bencana.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif Pertamina dalam memberikan edukasi kebencanaan kepada masyarakat, termasuk institusi pendidikan. Kegiatan ini sangat penting untuk membangun kesadaran dan kesiapsiagaan sejak dini, khususnya bagi lingkungan sekolah yang juga berada di wilayah rawan bencana,” ujar Erick.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Regional JBB, Susanto August Satria, menegaskan komitmen perusahaan dalam membangun ketahanan masyarakat di sekitar wilayah operasional.

“Upaya peningkatan kesiapsiagaan masyarakat akan terus dilakukan melalui sosialisasi dan simulasi kebencanaan secara berkala. Kami berharap melalui kolaborasi yang berkelanjutan dapat mewujudkan lingkungan yang tangguh terhadap bencana sekaligus mempererat hubungan harmonis dengan masyarakat di zona pemukiman terdekat,” ujar Satria.

Selain memperkuat kesiapsiagaan, kegiatan ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin 3 tentang perlindungan keselamatan dan kesehatan masyarakat, poin 11 tentang peningkatan ketahanan dan pengurangan risiko bencana, poin 13 tentang adaptasi dan mitigasi perubahan iklim, serta poin 17 mengenai kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat.