POJOKJABAR.com, Cianjur — Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat memastikan penanganan insiden kecelakaan mobil tangki BBM di Jalan Pasar Hayam, Cianjur, telah dilakukan secara menyeluruh.
Insiden yang terjadi pada Sabtu (1/11) malam itu sempat memicu kebakaran dan berdampak pada lingkungan sekitar.
Tim Pemadam Kebakaran Pertamina bergerak cepat dari Fuel Terminal (FT) Bandung Group, Padalarang, menuju lokasi kejadian.
Api di sekitar mobil tangki berhasil dipadamkan pada pukul 23.45 WIB menggunakan metode foam.
Sementara kebakaran di area terdampak berhasil dikendalikan tim gabungan sekitar pukul 02.45 WIB, Minggu (2/11).
Pertamina Patra Niaga terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Cianjur dan kepolisian setempat untuk memastikan seluruh proses penanganan berjalan lancar.
Direktur Rekayasa & Infrastruktur Darat Pertamina Patra Niaga, Hari Purnomo, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang terdampak serta menegaskan komitmen perusahaan dalam menyelesaikan seluruh dampak insiden.
“Kami memohon maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat dan seluruh pihak yang terdampak atas musibah ini. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah, pihak kepolisian, dan tim damkar yang telah membantu proses evakuasi dan pemadaman. Pertamina berkomitmen penuh menyelesaikan penanganan ini secara tuntas. Korban luka bakar sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) agar mendapatkan perawatan yang lebih intensif, dan kami telah berkoordinasi dengan Sekda Kabupaten Cianjur serta Kapolres Cianjur untuk memastikan proses pendataan dan penanganan dampak berjalan dengan baik,” ujar Hari.
Sekretaris Daerah Kabupaten Cianjur, Ahmad Rifa’i Azhari, memastikan bahwa Pemerintah Daerah mendukung penuh langkah penanganan bersama yang dilakukan Pertamina Patra Niaga.
“Pada hari ini kami bertemu dengan jajaran direksi Pertamina Patra Niaga untuk membicarakan pasca kejadian insiden mobil tangki. Pada prinsipnya, pihak Pertamina Patra Niaga akan bertanggung jawab seluruhnya, baik itu terhadap korban maupun kerugian harta benda yang terjadi akibat insiden tersebut,” ungkap Ahmad Rifa’i.
Pertamina Patra Niaga Regional JBB kini tengah melakukan pendataan bersama Pemerintah Daerah terhadap rumah, kendaraan, dan fasilitas lain yang terdampak.
Penggantian kerugian akan dilakukan setelah verifikasi lapangan dinyatakan valid.
Selain itu, perusahaan telah membuka posko khusus agar masyarakat terdampak dapat memperoleh informasi dan pendampingan.
“Saat ini kami sedang melakukan inventarisir pihak-pihak yang terdampak atas insiden laka lantas ini, untuk selanjutnya berkomunikasi terkait dengan penanganan dampak,” jelas Susanto August Satria, Area Manager Communications, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat.
Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan BBM di wilayah Cianjur tetap aman dan terpenuhi.
“Pasokan BBM telah dikirimkan kembali ke wilayah Cianjur, masyarakat jangan khawatir,” terang Satria.
Sebagai langkah lanjutan, Pertamina Patra Niaga akan melakukan investigasi internal untuk mengetahui penyebab pasti insiden dan memastikan kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.