POJOKJABAR.com, Bandung — PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) Husein Sastranegara menggandeng Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung dan Kelurahan Campaka untuk memperkuat gerakan pengelolaan sampah berbasis masyarakat.
Kolaborasi ini diwujudkan melalui kegiatan “Peningkatan Kapasitas Pengurus Bank Sampah” yang digelar pada 29–30 September 2025 di Kelurahan Campaka, Kecamatan Andir, Kota Bandung.
Sebanyak 65 peserta mengikuti pelatihan ini, terdiri dari pengurus bank sampah, ibu rumah tangga, perwakilan RW, perangkat kelurahan, dan pendamping dari DLH Kota Bandung.
Kegiatan ini bertujuan membekali masyarakat dengan keterampilan mengelola sampah anorganik secara efektif dan berkelanjutan.
Lurah Campaka, Iyan Sopian, menyampaikan apresiasinya atas sinergi antara pihak pemerintah, swasta, dan masyarakat dalam menjaga lingkungan.
“Terima kasih kepada Pertamina AFT Husein Sastranegara atas dukungannya dalam pengelolaan sampah anorganik melalui pembentukan Bank Sampah di Kelurahan Campaka. Kolaborasi antara Pertamina, pemerintah, DLH, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program ini. Semoga kerja sama ini dapat terus berlanjut,” ujar Iyan.
Manager AFT Husein Sastranegara, Koesetiyawan, menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya fokus pada pengelolaan sampah, tetapi juga sebagai wadah pemberdayaan warga.
“Dengan program ini, kami berharap pengurus bank sampah semakin percaya diri, mandiri, dan mampu mengajak lebih banyak warga untuk berpartisipasi. Sebagai dukungan nyata, Pertamina AFT Husein Sastranegara rutin mengumpulkan sampah terpilah dari kantor ke Bank Sampah Campaka sebagai contoh pengelolaan sampah yang konsisten,” jelasnya.
Kegiatan ini turut menghadirkan narasumber dari Plastavfall Solution, komunitas lingkungan yang aktif mengelola bank sampah di Kota Bandung.
Mereka berbagi pengalaman praktik terbaik dalam menjalankan bank sampah berbasis masyarakat.
Sementara itu, Susanto August Satria, Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional JBB, menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk komitmen perusahaan terhadap pembangunan berkelanjutan.
“Melalui kegiatan ini, Bank Sampah Campaka diharapkan tidak hanya menjadi tempat pengumpulan sampah terpilah, tetapi juga pusat pembelajaran, pemberdayaan, dan gerakan peduli lingkungan,” ujar Satria.
Inisiatif ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin 11 tentang kota dan permukiman berkelanjutan serta poin 12 mengenai konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab.