POJOKSATU.id, Osaka – Alunan merdu angklung khas Sunda menggema di Pulau Yumeshima, Osaka, Jepang.
Kelompok musik Angklung Udjo Ecoland, mitra binaan Pertamina, tampil memukau dalam Paviliun Indonesia di ajang internasional bergengsi World Expo 2025 pada 26–27 Agustus.
Penampilan ini menjadi bagian dari kontribusi PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (RJBB) dalam mendukung tema besar Paviliun Indonesia, “Thriving in Harmony: Nature, Culture, Future”.
Beranggotakan pemuda Kampung Cijaringao, Cimenyan, Kabupaten Bandung, kelompok ini sukses membawakan lagu-lagu daerah, nasional, hingga lagu internasional dan Jepang dengan iringan angklung.
Aksi mereka bukan hanya hiburan, tetapi juga diplomasi budaya Indonesia di panggung dunia.
World Expo Osaka sendiri dikenal sebagai ajang global terbesar ketiga setelah Olimpiade dan Piala Dunia.
Tahun ini, acara tersebut mengusung tema “Designing Future Society for Our Lives” dengan fokus mencari solusi untuk pembangunan berkelanjutan.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga RJBB, Susanto August Satria, mengungkapkan kebanggaannya atas prestasi mitra binaan tersebut.
“World Expo Osaka 2025 tahun ini merupakan kesempatan bagi kami untuk menunjukkan kekayaan budaya Indonesia dan sekaligus berpartisipasi dalam mensukseskan berbagai agenda dunia. Program Kampung CSV Udjo Ecoland sangatlah sesuai dengan tema Paviliun Indonesia pada kegiatan, khususnya dalam mengangkat budaya dan melestarikan alam. Hal ini juga selaras dengan ESG khususnya aspek lingkungan dan sosial yang selalu dikedepankan Pertamina dalam menjalankan proses bisnisnya. Semoga Indonesia dan Pertamina dapat terus berpartisipasi dalam berbagai agenda internasional seperti kali ini untuk mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan,” ujar Satria.
Pertamina menegaskan partisipasi ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga bukti nyata komitmen dalam pelestarian budaya, pemberdayaan masyarakat, serta dukungan pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama poin 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) dan poin 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).
Lewat program Cultural Sociopreneurship for Vulnerable (CSV) Udjo Ecoland, Pertamina berharap bisa terus mendorong potensi lokal naik kelas, memperkuat komunitas, serta menjaga kelestarian lingkungan.***
