POJOKJABAR.com, KARAWANG – Warga Desa Margamulya, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang digemparkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan tanpa identitas di pinggir saluran air kawasan Karawang International Industrial City (KJIE), Sabtu (28/2/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
Jasad perempuan tersebut pertama kali ditemukan oleh petugas kebersihan jalan yang tengah melakukan perawatan rutin di sekitar area TMIIN. Korban ditemukan dalam kondisi tertelungkup dan masih mengenakan pakaian lengkap.
Dua orang saksi, Ranim dan Sating, saat itu sedang membersihkan bahu jalan raya KJIE. Sekitar pukul 09.40 WIB, Ranim melihat benda mencurigakan di pinggir saluran air yang menyerupai tubuh manusia. Setelah didekati, ternyata benar bahwa benda tersebut adalah jasad seorang perempuan yang tergeletak dengan posisi wajah menghadap ke bawah.
Ranim kemudian memanggil rekannya untuk memastikan temuannya. Keduanya segera melaporkan kejadian tersebut kepada petugas keamanan (satpam) kawasan KJIE yang selanjutnya diteruskan ke Polsek Telukjambe Barat.
Kapolres Karawang AKBP Fiki N Ardiansyah melalui Kasi Humas Ipda Cep Wildan membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Ia menjelaskan bahwa hingga kini identitas korban belum diketahui karena tidak ditemukan kartu identitas maupun dokumen pribadi di lokasi kejadian.
“Petugas tidak menemukan tanda pengenal apa pun di sekitar tubuh korban,” ujar Cep Wildan.
Berdasarkan ciri-ciri sementara, korban diketahui mengenakan kemeja kotak-kotak warna gelap, celana jeans, serta jaket abu-abu. Namun usia maupun alamat tempat tinggal korban masih belum dapat dipastikan.
Mendapat laporan, jajaran Polsek Telukjambe Barat bersama Unit Inafis Satreskrim Polres Karawang langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Garis polisi dipasang guna mengamankan area penemuan dan mencegah warga mendekat.
Selain melakukan pemeriksaan di lokasi, petugas juga meminta keterangan dari para saksi yang pertama kali menemukan jasad tersebut.
Saat ini jenazah telah dievakuasi ke RSUD Karawang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan penyebab kematian korban.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga perempuan dengan ciri-ciri tersebut agar segera melapor ke kantor polisi terdekat untuk membantu proses identifikasi.
Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh aparat kepolisian. (Ega Nugraha/Pojoksatu)