POJOKJABAR.Com, KARAWANG — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Karawang ke-393 menjadi momentum bagi berbagai kalangan untuk menyampaikan harapan terhadap masa depan Kota Pangkal Perjuangan.
Rais Abdullah, pemuda Karawang, menilai usia Karawang yang telah mencapai 393 tahun harus menjadi momentum untuk terus meningkatkan kualitas pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Menurut Rais, perkembangan Karawang saat ini cukup pesat, terutama sebagai daerah industri dan pusat pertumbuhan ekonomi. Namun, kemajuan tersebut harus diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Karawang terus berkembang sebagai daerah industri dan ekonomi sehingga membuka banyak peluang bagi masyarakat. Namun, perkembangan tersebut harus diiringi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia agar masyarakat lokal mampu bersaing,” ujar Rais.
Ia berharap kemajuan Karawang tidak hanya terlihat dari pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat.
Menurutnya, perhatian terhadap pendidikan, kesehatan, lingkungan, pelayanan publik, transportasi serta pemerataan pembangunan perlu terus ditingkatkan.
Rais juga menilai tema HUT Karawang ke-393, “Motekar”, memiliki makna positif karena menggambarkan semangat masyarakat untuk terus berkembang, kreatif, inovatif dan mampu menghadapi berbagai tantangan.
“Semangat Motekar jangan hanya menjadi slogan, tetapi harus benar-benar diterapkan dalam pembangunan Karawang,” katanya.
Ia mengajak pemerintah, masyarakat, generasi muda, dunia usaha dan seluruh elemen untuk bersama-sama menjaga serta membangun Karawang.
“Semoga Karawang di usia ke-393 tahun semakin maju, aman, nyaman dan sejahtera. Masyarakatnya juga semakin kompak, kreatif dan memiliki semangat Motekar untuk membawa Karawang menjadi daerah yang semakin hebat dan membanggakan,” pungkas Rais.
Sementara itu, Asep Giri menyoroti pentingnya kemandirian ekonomi Karawang melalui pengelolaan potensi daerah dan penguatan hilirisasi.
Menurut Asep, semangat Motekar harus diwujudkan dengan langkah nyata agar Karawang mampu mengelola sumber daya yang dimiliki dan tidak hanya menjadi daerah penghasil bahan mentah.
“Karawang harus mampu berswasembada, jadi bukan hanya menjadi wilayah penghasil bahan mentah, tetapi mampu membuat sendiri produk jadi,” ujar Asep Giri.
Ia mengatakan Karawang memiliki potensi besar di berbagai sektor, mulai dari perikanan, pertanian, kehutanan hingga industri.
Potensi tersebut, kata dia, harus dikelola secara maksimal melalui pengembangan hilirisasi sehingga mampu menghasilkan produk bernilai tambah dan memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat Karawang.
“Dari perikanan, pertanian, hutan dan industri, Karawang harus mampu mengelola sendiri dan mempunyai produk jadi melalui hilirisasi,” tegasnya.
Asep berharap di usia ke-393 tahun, Karawang tidak hanya dikenal sebagai daerah industri dan penghasil bahan mentah, tetapi juga mampu menjadi daerah yang mandiri dalam mengelola potensi sumber daya serta menghasilkan berbagai produk unggulan.
Dengan semangat Motekar, kedua narasumber berharap Karawang terus melangkah menuju daerah yang semakin maju, mandiri dan sejahtera.
Dirgahayu Kabupaten Karawang ke-393. Terus Motekar untuk Karawang yang lebih maju dan membanggakan.
