POJOKJABAR.COM, KARAWANG — Kompi Produksi Ketahanan Pangan Kodim 0604/Karawang tidak hanya mengembangkan tanaman pangan dan hortikultura.
Peternakan bebek Peking (Beking) juga dikembangkan sebagai bagian dari program ketahanan pangan.
Pasiter Kodim 0604/Karawang, Kapten Inf Kihajar Waskito, mengatakan pengembangan bebek Peking dilakukan untuk menambah komoditas produksi.
“Bukan hanya tanam-menanam, tetapi peternakan juga kita kembangkan. Semua potensi yang ada kita manfaatkan supaya kompi produksi ini benar-benar produktif,” ujar Kihajar pada Senin (24/8/2026).
Pengurus kandang bebek Peking, Mang Tata alias Mang Kejo, menjelaskan bebek yang dipelihara memiliki usia berbeda. Ada yang sudah berusia 34 hari dan ada pula yang baru 10 hari.
“Biasanya umur sekitar 40 hari sudah bisa dipanen. Yang sekarang 34 hari, sekitar enam hari lagi kita panen,” kata Mang Kejo.
Menurutnya, bobot bebek saat panen rata-rata ditargetkan mencapai 2,3 hingga 2,5 kilogram per ekor.
Saat ini, terdapat sekitar 700 ekor bebek dalam satu kelompok dan 823 ekor pada kelompok lainnya.
Mang Kejo menambahkan, pemasaran juga sudah disiapkan melalui sistem pemesanan, sehingga hasil panen dapat langsung disalurkan kepada pembeli.
Budidaya bebek Peking ini menjadi salah satu upaya Kompi Produksi Ketahanan Pangan Kodim 0604/Karawang dalam mengembangkan berbagai sumber pangan dan usaha produktif.