Pertamina Dampingi KWT Mekar Fajar Ikuti Lomba Sadar Inflasi Kota Tasikmalaya

POJOKJABAR.com, Tasikmalaya – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) melalui Fuel Terminal (FT) Tasikmalaya terus memperkuat pemberdayaan masyarakat melalui pendampingan Kelompok Wanita Tani (KWT) Mekar Fajar.


Pendampingan tersebut turut mengantarkan KWT Mekar Fajar berpartisipasi dalam Lomba Sadar Inflasi tingkat Kota Tasikmalaya yang digelar di Kawasan Wisata Tematik Katasik Ar-Razaq, Kampung Cihaji, Kota Tasikmalaya, Rabu (12/8).

Lomba Sadar Inflasi merupakan agenda tahunan Pemerintah Kota Tasikmalaya yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri sekaligus mendukung upaya pengendalian inflasi daerah.

KWT Mekar Fajar menjadi salah satu peserta dalam ajang tersebut dengan melibatkan 13 anggota.


Dalam proses penilaian, tim mengevaluasi berbagai aspek, mulai dari administrasi produksi dan penjualan, buku kas, buku tamu, buku keanggotaan, rencana kegiatan tahunan, catatan penanaman, hingga kelengkapan dokumen legalitas kelompok.

Tim penilai terdiri dari Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Desi Nur Aria Sari, Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (DKP3) Kota Tasikmalaya Fria Hayatinnufus, Kepala Bidang Pengembangan dan Pengendalian Perdagangan pada Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (KUMKM) Perindag Dadan, serta anggota tim lainnya.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKP3 Kota Tasikmalaya, Fria Hayatinnufus, menyebut KWT Mekar Fajar telah memenuhi kualifikasi untuk mengikuti Lomba Sadar Inflasi.

“Lomba Sadar Inflasi ini mendorong masyarakat untuk membudidayakan kebutuhan pangan rumah tangga seperti cabai, bawang merah, bawang daun, tomat, dan wortel. KWT Mekar Fajar sendiri telah memenuhi kualifikasi dan menunjukkan kesiapan, baik dari sisi kegiatan budidaya maupun administrasi kelompok,” ujar Fria.

Untuk memperkuat kapasitas KWT Mekar Fajar, Pertamina secara berkelanjutan memberikan pendampingan melalui dukungan sarana maupun peningkatan keterampilan.

Dukungan tersebut antara lain berupa dapur KWT, demplot pertanian agroeduwisata, lahan cabai seluas 5.600 meter persegi, serta greenhouse hidroponik dengan 1.300 lubang tanam.

Pertamina juga memberikan pelatihan hidroponik dan pengolahan sambal.

Dari pendampingan tersebut, KWT Mekar Fajar mengembangkan sejumlah produk dan kegiatan bernilai ekonomi, di antaranya pupuk organik cair, kompos, serta produk “Sambal Godog”.

Tak hanya pada sektor budidaya, pendampingan juga diarahkan untuk memperkuat tata kelola kelompok. KWT Mekar Fajar mulai menerapkan buku tabungan, penggunaan QRIS, dan pembukuan digital secara tertib sejak awal 2025.

Penguatan administrasi ini menjadi bagian penting dalam membangun tata kelola kelompok yang lebih profesional sekaligus mendukung keberlanjutan usaha KWT.

Ketua KWT Mekar Fajar, Fitri Nurhayati, menyampaikan apresiasinya terhadap dukungan yang telah diberikan Pertamina.

“Kami sangat berterimakasih atas pendampingan dan berbagai fasilitas yang telah diberikan Pertamina kepada KWT Mekar Fajar. Dukungan tersebut sangat membantu kami dalam mengembangkan pertanian, meningkatkan keterampilan, serta membangun kemandirian bagi kami,” ujar Fitri.

Sementara itu, Pjs. Area Manager Communication, Relation & CSR Regional JBB, Arya Yusa Dwicandra, menilai perkembangan KWT Mekar Fajar menjadi bukti bahwa pendampingan yang dilakukan Pertamina memberikan dampak nyata bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional.

“Kami berharap pendampingan ini dapat terus mendorong KWT Mekar Fajar mengembangkan potensinya hingga dapat menciptakan manfaat ekonomi berkelanjutan,” ujar Arya.

Program pemberdayaan tersebut sekaligus berkontribusi terhadap pencapaian beberapa target Sustainable Development Goals (SDGs).

Di antaranya SDGs poin 8 melalui penguatan kegiatan ekonomi produktif, poin 12 melalui pengelolaan hasil dan limbah pertanian menjadi produk yang bermanfaat, serta poin 13 melalui penerapan praktik pertanian yang lebih ramah lingkungan.***