POJOKJABAR.com, Cianjur – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) memastikan distribusi bahan bakar minyak (BBM) kepada masyarakat tetap berjalan normal setelah terjadi insiden kebakaran pada ban mobil tangki BBM di Jalan Cianjur–Sukabumi, Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur, Senin (6/7/2026) sekitar pukul 14.20 WIB.
Perusahaan menyampaikan permohonan maaf atas peristiwa tersebut yang sempat menimbulkan ketidaknyamanan bagi pengguna jalan maupun masyarakat di sekitar lokasi kejadian.
Berkat respons cepat Awak Mobil Tangki (AMT) bersama pihak terkait, api berhasil dipadamkan sebelum merambat ke kompartemen muatan.
Seluruh muatan BBM dipastikan tetap aman.
Selain itu, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut.
Seluruh awak mobil tangki dilaporkan selamat dan telah menjalankan prosedur tanggap darurat sesuai standar operasional yang berlaku.
Pjs. Area Manager Communications, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat, Arya Yusa Dwicandra, mengatakan penanganan cepat menjadi kunci agar insiden tidak berkembang menjadi lebih besar.
“Respons cepat Awak Mobil Tangki bersama koordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran, aparat kepolisian, dan seluruh pihak terkait berhasil mengendalikan situasi sehingga api tidak merambat ke kompartemen muatan. Seluruh muatan BBM dalam kondisi aman dan tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka,” ujar Arya.
Pertamina juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pemadam Kebakaran, aparat kepolisian, serta seluruh pihak yang terlibat dalam proses pengamanan lokasi, pemadaman api, hingga penanganan insiden.
Saat ini proses pendinginan telah selesai dilakukan. Pertamina juga tengah melakukan evakuasi unit mobil tangki serta mengalihkan pengiriman BBM ke SPBU tujuan agar distribusi kepada masyarakat tidak terganggu.
“Pertamina telah menyiapkan langkah mitigasi distribusi sehingga pasokan BBM kepada masyarakat, khususnya di wilayah Sukabumi dan sekitarnya, tetap aman. Kami juga akan melakukan investigasi dan evaluasi menyeluruh untuk memastikan seluruh aspek keselamatan, keandalan armada, serta prosedur operasional dijalankan sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Arya.
Pertamina Patra Niaga Regional JBB menegaskan komitmennya untuk melakukan investigasi secara menyeluruh terhadap penyebab insiden sekaligus melakukan evaluasi guna meningkatkan aspek keselamatan operasional di masa mendatang.***