Reuni Keluarga Enih Eha di Magelang Pererat Silaturahmi Lintas Generasi

POJOKJABAR.com – Tradisi silaturahmi tahunan yang dijaga Keluarga Besar Sastradijaja Walahar, Kuningan, kembali digelar. Tahun ini, pertemuan keluarga besar keturunan Enih (Nenek) Eha berlangsung di Magelang, Jawa Tengah, pada 27 Juni 2026 dengan tuan rumah keluarga Bi Atin, seorang bidan yang dikenal luas di daerahnya.


Pertemuan keluarga yang digelar secara bergiliran tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan kekeluargaan sekaligus memperbarui kabar antaranggota keluarga yang kini tersebar di berbagai daerah dan memiliki beragam profesi.

Salah seorang anggota keluarga, Sutan Aji Nugraha, mengatakan tradisi ini telah menjadi agenda rutin yang selalu dinantikan seluruh keluarga besar.

“Tepat 27 Juni 2026, jadwal kami pertemuan keluarga Enih Eha di Magelang, rumah keluarga Bi Atin, seorang bidan yang cukup tersohor di daerahnya,” ujarnya. Kamis (2/7/2026)


Menurut Sutan Aji, keluarga besar Enih Eha memiliki latar belakang profesi yang beragam. Di antaranya ada yang pernah mengabdikan diri sebagai jaksa sekaligus anggota DPR/MPR pada era Orde Baru, pengusaha, hingga aparatur sipil negara (ASN).

Ia menuturkan, meski terpisah jarak dan kesibukan masing-masing, ikatan emosional antaranak, cucu, buyut, hingga para menantu tetap terjaga dengan baik.

“Hubungan antar anak, cucu, buyut serta mantu-mantu di keluarga Enih Eha tetap tak berkurang sedikit pun secara emosional sehingga pertemuan ini adalah puncak dari rasa rindu yang selama ini hanya terobati melalui teknologi,” katanya.

Sutan Aji menambahkan, pesan yang selalu diwariskan para orang tua kepada generasi penerus adalah menjaga persatuan dan kekompakan keluarga dengan berpegang pada falsafah Sunda, ulah pareuman obor, yang bermakna jangan sampai memadamkan semangat dan tali persaudaraan antargenerasi.

Menurutnya, setiap pertemuan keluarga selalu menghadirkan suasana penuh kebahagiaan sekaligus haru ketika seluruh anggota harus kembali ke tempat tinggal masing-masing.

“Kita keluarga harus saling melengkapi, menjaga dengan silih asah, silih asih, dan silih asuh. Semoga kegiatan positif seperti ini menjadikan kita lebih baik dan produktif,” tutup Sutan Aji Nugraha.***