POJOKJABAR.com, KARAWANG – TNI bersama warga bergerak cepat menangani persoalan lingkungan di wilayah Karawang. Koramil 0411/Telukjambe bersama tim gabungan menggelar aksi pembersihan tumpukan sampah liar di Dusun 4 Kaumjaya, Desa Puseurjaya, Kamis (30/4/2026).
Aksi ini dilakukan setelah warga RT 10/04 mengeluhkan bau busuk yang mulai menyengat akibat sampah yang menumpuk di lahan kosong dekat permukiman.
Kondisi tersebut dinilai sudah mengganggu kenyamanan warga dan berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan jika dibiarkan terlalu lama.
Kegiatan pembersihan dimulai sejak pukul 08.00 WIB dengan melibatkan unsur lintas sektor. Personel Babinsa dari Koramil 0411/Telukjambe turun langsung ke lokasi bersama Satgas Citarum Harum, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Karang Taruna, dan warga setempat.
Kolaborasi itu dilakukan untuk mempercepat proses pengangkutan sampah agar area terdampak segera bersih dan tidak lagi mencemari lingkungan sekitar.
Tumpukan sampah liar yang sebelumnya menebar aroma tak sedap itu dibersihkan secara gotong royong. Petugas dan warga bahu-membahu mengangkut sampah dari titik pembuangan liar agar tidak terus menumpuk dan memicu pencemaran.
Danramil 0411/Telukjambe Kapten Inf Joko Siswoyo mengatakan, langkah cepat yang dilakukan jajarannya merupakan bentuk respons atas keluhan masyarakat sekaligus bagian dari kepedulian TNI terhadap kesehatan lingkungan.
Menurutnya, persoalan sampah bukan hanya soal kebersihan, tetapi juga menyangkut kenyamanan dan kesehatan warga yang tinggal di sekitar lokasi.
“Kami merespons keluhan warga terkait bau busuk dari sampah liar ini. Babinsa bersama tim gabungan langsung turun ke lokasi untuk memastikan area RT 10/04 kembali bersih dan nyaman untuk ditinggali,” ujar Kapten Inf Joko Siswoyo, Kamis (30/4/2026).
Ia menegaskan bahwa lingkungan bersih merupakan hak masyarakat yang harus dijaga bersama.
Karena itu, keterlibatan lintas sektor dalam aksi bersih-bersih tersebut menjadi bukti bahwa persoalan lingkungan dapat ditangani lebih efektif jika dikerjakan secara bersama-sama.
Kapten Joko juga mengapresiasi kekompakan warga yang ikut turun langsung membersihkan area terdampak.
Menurut dia, partisipasi masyarakat menjadi kunci penting dalam menjaga kebersihan lingkungan agar persoalan serupa tidak terus berulang.
Ia menilai kolaborasi antara aparat, pemerintah, dan warga seperti ini perlu terus diperkuat, terutama untuk mengatasi persoalan sampah liar yang kerap muncul di lahan kosong kawasan padat penduduk.
Keberadaan sampah liar di area permukiman memang kerap menjadi persoalan klasik di sejumlah wilayah perkotaan.
Selain menimbulkan bau tak sedap, tumpukan sampah juga berpotensi memicu munculnya penyakit, mencemari saluran air, hingga merusak kualitas lingkungan jika tidak segera ditangani.
Karena itu, langkah cepat yang dilakukan Koramil 0411/Telukjambe bersama tim gabungan dinilai menjadi solusi nyata yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Warga pun menyambut baik aksi tersebut karena area yang sebelumnya dipenuhi sampah kini mulai kembali bersih.
Masyarakat berharap pembersihan ini tidak hanya menjadi solusi sementara, tetapi juga diikuti dengan kesadaran bersama agar tidak lagi membuang sampah sembarangan.
Melalui kegiatan itu, Danramil kembali mengingatkan pentingnya kepedulian warga terhadap lingkungan sekitar.
Ia mengimbau masyarakat untuk tidak menjadikan lahan kosong sebagai tempat pembuangan sampah liar karena dampaknya akan kembali dirasakan oleh warga sendiri.
Menurutnya, menjaga kebersihan lingkungan harus dimulai dari kebiasaan kecil, termasuk disiplin membuang sampah pada tempatnya.
Dengan sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat, persoalan lingkungan seperti sampah liar diharapkan bisa ditekan dan tidak terus menjadi ancaman bagi kesehatan warga.
Aksi bersih-bersih di Desa Puseurjaya ini pun menjadi contoh bahwa kepedulian bersama dapat menghadirkan solusi nyata bagi lingkungan yang lebih sehat dan nyaman. ***