Satgas Citarum Sektor 10 dan DLH Karawang Bersihkan TPS Liar di Bantaran Sungai Sukaharja

Petugas Satgas Citarum Harum Sektor 10 bersama DLH Karawang membersihkan tumpukan sampah di TPS liar bantaran Sungai Citarum, Desa Sukaharja, Telukjambe Timur.

POJOKJABAR.com, KARAWANG – Persoalan sampah di bantaran sungai masih menjadi pekerjaan rumah serius dalam menjaga kelestarian ekosistem Citarum.


Satgas Citarum Harum Sektor 10 bersama UPTD Lingkungan Hidup (LH) Wilayah 1 Karawang menggelar aksi bersih-bersih di lokasi tempat pembuangan sampah (TPS) liar di bawah jembatan Alun-alun, Dusun 4 Jatimulya, Desa Sukaharja, Kecamatan Telukjambe Timur, Jumat (24/4/2026).

Sejak pagi, petugas menyisir tumpukan sampah domestik, terutama limbah plastik yang selama ini menyumbat saluran air menuju Sungai Citarum.

Dansektor 10 Citarum Harum, Kolonel Inf Satyo Aryanto, melalui Bamin Pelda Roni Heryana menegaskan bahwa keberadaan TPS liar di bantaran sungai merupakan ancaman serius bagi program Citarum Harum.


“Kegiatan ini bukan sekadar membersihkan sampah, tetapi bagian dari komitmen berkelanjutan dalam mengembalikan fungsi sungai sebagai sumber kehidupan,” ujar Roni.

Ia juga menyoroti masih adanya oknum yang membuang sampah sembarangan di area bawah jembatan.

“Bantaran sungai bukan tempat sampah. Kami akan terus memperketat pengawasan agar ekosistem Citarum tetap terjaga,” tegasnya.

Dalam kegiatan tersebut, UPTD LH Wilayah 1 Karawang menerjunkan 12 personel untuk menyisir area bantaran sungai.

Selain itu, satu unit armada truk pengangkut disiagakan untuk memastikan seluruh sampah langsung diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jalupang.

Perwakilan UPTD LH Wilayah 1 Karawang, Rio, mengatakan kolaborasi ini penting untuk mencegah pendangkalan dan pencemaran sungai.

“Kami memastikan seluruh sampah di lokasi ini terangkut habis ke TPA Jalupang. Fokus kami mencegah sumbatan pada saluran air menuju sungai,” katanya.

Rio juga mengimbau warga Desa Sukaharja untuk mulai mengelola sampah secara mandiri dan tidak membuangnya ke bantaran sungai.

“Kami berharap kesadaran masyarakat meningkat agar kebersihan lingkungan terjaga secara berkelanjutan,” ujarnya.

Sasaran prioritas pembersihan berada di RT 03 RW 05 Desa Sukaharja yang dipenuhi sampah plastik bekas kemasan. Selain sulit terurai, sampah ini juga menjadi penyebab utama rusaknya kualitas air dan estetika lingkungan.

Aksi bersih-bersih tersebut turut mendapat dukungan warga sekitar yang ikut membantu petugas di lapangan. (Rohendi/Pojokjabar)