Balita 2 Tahun Diduga Tercebur Irigasi di Batujaya Karawang, Tim Gabungan Lakukan Pencarian

Petugas gabungan melakukan pencarian terhadap balita yang diduga tercebur ke saluran irigasi di Desa Karyamakmur, Kecamatan Batujaya, Karawang.

POJOKJABAR.com, KARAWANG – Seorang anak berusia dua tahun dilaporkan hilang setelah diduga tercebur ke saluran irigasi di Dusun Tambunsari, Desa Karyamakmur, Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang, pada Senin (9/3/2026) sekitar pukul 12.30 WIB.


Korban diketahui berinisial RPZ, warga Dusun Mekarsari, Desa Karyamulya, Kecamatan Batujaya. Berdasarkan informasi yang dihimpun, saat kejadian korban tengah bermain di depan rumahnya yang berada tidak jauh dari aliran saluran irigasi.

Beberapa saat kemudian, anak tersebut tidak lagi terlihat oleh keluarga. Korban diduga terjatuh atau tercebur ke dalam saluran irigasi yang berada di dekat lokasi rumah.

Mendapat laporan tersebut, aparat gabungan langsung melakukan upaya pencarian. Pada Selasa (10/3/2026) sekitar pukul 08.00 WIB, tim gabungan menggelar apel persiapan evakuasi di lokasi kejadian.


Kegiatan pencarian dipimpin langsung oleh Kapolsek Batujaya AKP H. Ruslani bersama sejumlah unsur terkait.

Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah melalui Kasi Humas Polres Karawang Ipda Cep Wildan mengatakan bahwa tim pencarian melibatkan berbagai unsur dari instansi terkait.

Tim gabungan yang diterjunkan terdiri dari personel Polsek Batujaya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang, aparat pemerintah desa, serta petugas Perlindungan Masyarakat (Linmas) setempat.

Menurutnya, proses pencarian difokuskan di sepanjang aliran saluran irigasi yang berada di wilayah Dusun Tambunsari, Desa Karyamakmur.

Petugas terus melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian sambil berkoordinasi dengan pihak keluarga korban dan warga setempat.

“Kami mengimbau kepada masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat bermain, terutama di area yang dekat dengan aliran air atau saluran irigasi,” ujar Ipda Cep Wildan.

Ia menambahkan bahwa peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya kewaspadaan dalam menjaga keselamatan anak-anak.

Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih terus melakukan proses pencarian dengan menyisir aliran saluran irigasi di sekitar lokasi kejadian. (Ega Nugraha/Pojoksatu)