POJOKJABAR.com, BANDUNG – Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya sosok yang mengenakan atribut Moonraker. Namun, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Moonraker Kota Bandung langsung angkat bicara dan memastikan bahwa individu tersebut bukan bagian dari organisasi.
Penegasan itu disampaikan melalui surat resmi bernomor 075/M2R-BDG/IX/2026 yang diterbitkan pada Sabtu (28/3/2026). Surat tersebut ditujukan kepada seluruh Koordinator Kultur dan jajaran PAC Moonraker se-Kota Bandung.
Ketua DPC Moonraker Kota Bandung, Irland, menegaskan bahwa tindakan orang tersebut telah mencoreng nama baik organisasi dan tidak bisa ditoleransi.
“Hasil evaluasi internal menunjukkan adanya pelanggaran serius terhadap aturan dan Kode Etik organisasi,” tegas Irland.
Pengurus mencatat setidaknya tiga bentuk pelanggaran yang dilakukan orang tersebut, mulai dari penggunaan atribut tanpa status keanggotaan yang sah, memicu kegaduhan di media sosial, hingga merusak citra organisasi di mata publik.
Tak hanya berhenti pada teguran administratif, DPC Moonraker Kota Bandung juga mengambil langkah lanjutan dengan berkoordinasi bersama pihak terkait untuk menelusuri keberadaan individu tersebut.
Langkah ini dilakukan guna meminta klarifikasi secara langsung sekaligus mencegah kejadian serupa terulang.
Selain itu, seluruh jajaran di tingkat bawah diinstruksikan untuk meningkatkan pengawasan terhadap penggunaan atribut organisasi. Setiap anggota juga diminta tetap disiplin dan patuh terhadap aturan yang berlaku.
Moonraker Bandung menegaskan tidak akan memberi ruang bagi pelanggaran serupa di masa mendatang. Sikap tegas ini diambil demi menjaga marwah organisasi serta mencegah penyalahgunaan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. (Ega Nugraha/Pojoksatu)