POJOKJABAR.com, KARAWANG – Kegiatan Safari Ramadan yang digelar di Kabupaten Karawang menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, kejaksaan, dan lembaga desa dalam meningkatkan transparansi serta tata kelola anggaran desa.
Acara yang berlangsung pada Rabu (11/3/2026) tersebut dihadiri langsung oleh Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung RI, Prof. Dr. Reda Manthovani, S.H., LL.M., bersama sejumlah pejabat kejaksaan serta pemerintah daerah Karawang.
Kegiatan ini sekaligus dirangkaikan dengan agenda optimalisasi program Jaga Desa yang melibatkan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) melalui organisasi ABPEDNAS Kabupaten Karawang.
Dalam sambutannya, Reda Manthovani menegaskan bahwa sinergi antara aparat penegak hukum dengan lembaga desa sangat penting untuk memastikan pengelolaan dana desa berjalan transparan dan akuntabel.
Menurutnya, program Jaga Desa merupakan salah satu upaya Kejaksaan dalam melakukan pendampingan serta pengawasan terhadap penggunaan anggaran desa agar tepat sasaran dan tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.
“Kami ingin memastikan dana desa benar-benar digunakan untuk kepentingan masyarakat. Pengawasan tidak hanya dilakukan melalui sistem, tetapi juga melalui kerja sama dengan berbagai pihak di desa,” ujar Reda.
Ia menjelaskan bahwa saat ini pengelolaan keuangan desa telah menggunakan aplikasi Siskeudes (Sistem Keuangan Desa) yang terhubung dengan aplikasi Jaga Desa. Melalui sistem tersebut, pelaporan penggunaan anggaran dapat dipantau secara digital.
Namun demikian, Reda menilai bahwa pengawasan digital saja belum cukup karena data yang ditampilkan hanya berupa laporan administratif.
Oleh sebab itu, pihaknya menggandeng BPD untuk ikut melakukan pemantauan langsung terhadap pelaksanaan program di lapangan.
“Kami ingin memastikan bahwa laporan di aplikasi benar-benar sesuai dengan kondisi nyata di lapangan. Pengawasan ini bukan untuk mencari kesalahan, tetapi sebagai upaya perbaikan tata kelola,” katanya.
Selain memperkuat pengawasan, kegiatan Safari Ramadan ini juga menjadi ajang silaturahmi antara jajaran kejaksaan, pemerintah daerah, serta para pengurus dan anggota ABPEDNAS di Kabupaten Karawang.
Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, S.E., dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas kehadiran Jamintel Kejaksaan Agung beserta rombongan.
Menurutnya, kehadiran jajaran Kejaksaan Agung memberikan motivasi bagi pemerintah desa dan anggota BPD untuk semakin meningkatkan kualitas pengelolaan anggaran desa.
Aep menilai BPD memiliki peran penting dalam pembangunan desa karena setiap kebijakan pembangunan harus melalui mekanisme Musyawarah Desa (Musdes).
“BPD merupakan bagian penting dalam sistem pemerintahan desa. Melalui pengawasan yang baik, penggunaan dana desa dapat berjalan sesuai aturan dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata Aep.
Ia juga berharap pengelolaan dana desa yang baik dapat mendukung berbagai program pembangunan daerah, termasuk sektor pertanian dan perikanan.
Sebagai daerah yang dikenal sebagai salah satu lumbung padi nasional, Karawang memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Karena itu, pengelolaan anggaran pembangunan desa yang tepat dinilai sangat penting untuk mendukung peningkatan produksi pertanian serta kesejahteraan masyarakat desa.
Selain agenda diskusi mengenai pengawasan desa, kegiatan tersebut juga diisi dengan sejumlah kegiatan organisasi dan sosial yang melibatkan anggota ABPEDNAS Karawang.
Beberapa di antaranya adalah penyerahan kartu anggota ABPEDNAS kepada para anggota di tingkat DPC Karawang serta prosesi simbolis pemakaian seragam bagi anggota baru.
Tidak hanya itu, panitia juga menyerahkan bantuan alat peraga pendidikan sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas pendidikan di tingkat desa.
Dalam kesempatan yang sama, dilakukan pula sosialisasi pemutakhiran data anggota ABPEDNAS guna memperkuat konsolidasi organisasi di tingkat daerah.
Acara yang berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat kejaksaan dari berbagai daerah.
Di antaranya Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Dr. Hermon Dekristo, S.H., M.H., Kepala Kejaksaan Negeri Karawang Dedy Irwan Virantama, S.H., M.H., serta Ketua Umum DPP ABPEDNAS Ir. H. Indra Utama.
Turut hadir pula Kepala Kejaksaan Negeri Purwakarta Apsari Dewi, S.H., LL.M., Kepala Kejaksaan Negeri Bekasi Semeru, S.H., M.Hum., serta Kepala Kejaksaan Negeri Subang Dr. Noordien Kusumanegara, S.H., M.H.
Kehadiran para pejabat tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat tata kelola pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan buka puasa bersama sebagai bentuk penguatan silaturahmi antar lembaga di bulan suci Ramadan.
Momentum kebersamaan ini diharapkan dapat semakin mempererat hubungan antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta lembaga desa dalam mendorong pembangunan yang lebih baik di wilayah Karawang.
Melalui kegiatan Safari Ramadan sekaligus penguatan program Jaga Desa ini, diharapkan sinergi antara pemerintah, kejaksaan, dan masyarakat desa dapat terus terjalin guna memastikan pembangunan desa berjalan transparan, akuntabel, dan berkelanjutan. (Ega Nugraha/Pojoksatu)