Idul Adha 1444 Hijriah Jadi Momentum Peningkatan Peternak Milik Masyarakat

Ade Puspitasari.

POJOKSATU.id, BEKASI – Anggota Komisi III DPRD Jawa Barat, Ade Puspitasari melihat adanya kebangkitan ekonomi pada momentum Idul Adha 1444 Hijriah.


Mengingat, kondisi perekonomian peternak sempat terpuruk setelah dihantam pandemi dan PMK, membuat perayaan Idul Adha jadi salah satu pemicu kebangkitan.

Apalagi, sebut Ade Puspitasari, pada kurban tahun ini Pemerintah telah memberi kelonggaran terhadap berbagai aktivitas, termasuk jual beli ternak.

Politisi Partai Golkar itu menyebutkan, idealnya masyarakat yang berkurban dapat memberdayakan keluarga peternak kecil, sehingga kurban menjadi sarana untuk meningkatkan peternakan milik masyarakat.


Ade Puspitasari melanjutkan, Idul Adha 1444 Hijriah menunjukkan pemberdayaan peternak mustahik memberikan dampak yang baik bagi kesejahteraan material, spiritual, kualitas pembangunan manusia dan kemandirian peternak.

“Kemudian pada indikator kemiskinan, proporsi mustahik yang berhasil dientaskan dari standar kemiskinan BPS menunjukkan hasil yang semakin baik dari tahun 2021-2023. Pada pengukuran terbaru di tahun 2023, program pemberdayaan peternak dapat mengentaskan sebanyak 81 persen populasi peternak dari garis kemiskinan,” ujar Ade Puspitasari.

“Dengan demikian, program kurban dapat mendukung peningkatan kesejahteraan mustahik dan pengentasan kemiskinan di lingkungan peternak,” lanjut Ade Puspitasari.

Ade Puspitasari menyebutkan, kurban memiliki makna sosial karena disyariatkan oleh Allah sebagai mekanisme berbagi, berderma, dan menebar manfaat dari individu kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Idul Adha 1444 Hijriah kali ini semuanya memiliki muara yang sama, yakni agar kebaikannya dapat dimanfaatkan umat di mana pun berada,” ucap Ade Puspitasari. (*)